alexametrics
32C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Jenazah Jemput Paksa di RS Wonolangan Negatif Covid-19

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

DRINGU, Radar Bromo Hasil tes swab Ln, 61, pasien yang meninggal di Rumah Sakit Wonolangan Dringu dan dijemput paksa kerabatnya akhirnya keluar. Pasien asal Desa Lemah Kembar, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo itu terkonfirmasi negatif Covid-19.

Hasil swab negatif itu membuat Satgas penanganan Covid 16 Kabupaten tidak perlu melakukan swab antigen masal pada keluarga atau kerabat yang kontak erat saat menjemput jenazah pasien.

“Iya mas, hasil tes swab pasien Ln sudah turun. Hasil tes menyatakan negatif. Dengan begitu, satgas tidak perlu melalukan tracing dan tes swab pada keluarga pasien yang kontak erat,” kata Koordinator Gakum Satgas Penanganam Covid-19 Kabupaten Ugas Irwanto.

Warga Sumberasih Jemput Paksa Jenazah Probable Covid dengan Truk

 

Hasil tes swab negatif dikatakan Satgas, menjadi perhatian serius. Supaya, kejadian serupa tidak terulang ke depan hari. Untuk itu, pihaknya akan tingkatkan koordinasi dengan semua rumah sakit.

Pertama, pihak rumah sakit untuk segera koordinasi dengan satgas kabupaten atau satgas kecamatan saat ada pasien meninggal tapi hasil swab belum keluar. Apalagi, sudah ada reaksi keluarga pasien menolak pemakaman proses protokol kesehatan (protkes).

Selain itu, pihaknya akan lebih tingkatkan edukasi pada masyarakat terkait covid-19 dan penanganannya sesuai protkes. Paling penting pula, nantinya pihaknya koordinasi dengan Rumah sakit, supaya saat ada pasien porpable untuk upayakan hasil tes swab yang cepat.

Diketahui sebelunnya, Kasus jemput pasien covid-19 meninggal kembali terjadi di Kabupaten Probolinggo. Setelah pasien di RSUD Waluyojati Kraksaan yang dijemput paksa, pekan lalu pasien meninggal di Rumah Sakit (RS) Wonolangan Dringu, dijemput paksa. (mas/mie)

Mobile_AP_Rectangle 1

DRINGU, Radar Bromo Hasil tes swab Ln, 61, pasien yang meninggal di Rumah Sakit Wonolangan Dringu dan dijemput paksa kerabatnya akhirnya keluar. Pasien asal Desa Lemah Kembar, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo itu terkonfirmasi negatif Covid-19.

Hasil swab negatif itu membuat Satgas penanganan Covid 16 Kabupaten tidak perlu melakukan swab antigen masal pada keluarga atau kerabat yang kontak erat saat menjemput jenazah pasien.

“Iya mas, hasil tes swab pasien Ln sudah turun. Hasil tes menyatakan negatif. Dengan begitu, satgas tidak perlu melalukan tracing dan tes swab pada keluarga pasien yang kontak erat,” kata Koordinator Gakum Satgas Penanganam Covid-19 Kabupaten Ugas Irwanto.

Warga Sumberasih Jemput Paksa Jenazah Probable Covid dengan Truk

Mobile_AP_Half Page

 

Hasil tes swab negatif dikatakan Satgas, menjadi perhatian serius. Supaya, kejadian serupa tidak terulang ke depan hari. Untuk itu, pihaknya akan tingkatkan koordinasi dengan semua rumah sakit.

Pertama, pihak rumah sakit untuk segera koordinasi dengan satgas kabupaten atau satgas kecamatan saat ada pasien meninggal tapi hasil swab belum keluar. Apalagi, sudah ada reaksi keluarga pasien menolak pemakaman proses protokol kesehatan (protkes).

Selain itu, pihaknya akan lebih tingkatkan edukasi pada masyarakat terkait covid-19 dan penanganannya sesuai protkes. Paling penting pula, nantinya pihaknya koordinasi dengan Rumah sakit, supaya saat ada pasien porpable untuk upayakan hasil tes swab yang cepat.

Diketahui sebelunnya, Kasus jemput pasien covid-19 meninggal kembali terjadi di Kabupaten Probolinggo. Setelah pasien di RSUD Waluyojati Kraksaan yang dijemput paksa, pekan lalu pasien meninggal di Rumah Sakit (RS) Wonolangan Dringu, dijemput paksa. (mas/mie)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2