alexametrics
29.4 C
Probolinggo
Tuesday, 16 August 2022

Jelang Natal dan Tahun Baru, Terminal Bayuangga Masih Sepi

KADEMANGAN, Radar Bromo – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, akan ditetapkan di seluruh wilayah di Indonesia pada masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Namun, sejauh ini Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo, tetap beroperasi secara normal. Belum ada pengetatan aturan untuk menekan lonjakan mobilisasi warga.

Pemerintah Pusat bakal menerapkan PPKM Level 3 saat Natal dan tahun baru (Nataru), untuk mencegah lonjakan penyebaran Covid-19. Sebab, saat Nataru banyak warga yang memanfaatkannya untuk berlibur. Karenanya, mobilitas warga akan dibatasi agar lebih terkontrol.

Tetapi, sejauh ini aktivitas di Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo, masih normal. Belum ada pengetatan. Sejumlah bus masih bisa keluar masuk secara normal. Baik bus Antarkota Dalam Provinsi (AKDP) dan bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP). “Sejauh ini masih normal. Belum ada pengetatan, baik jumlah armada maupun penumpang,” ujar Koordinator Terminal Bayuangga Budi Harjo.

Ia mengaku kini cenderung lebih memperketat pengawasan terhadap bus agar kondisi bus laik jalan. Sehingga dapat memberikan kenyamanan dan keamanan terhadap penumpang. Mengingat, pengguna transportasi saat Nataru jumlahnya lebih meningkat.

“Kalau kondisi normal memang ada kenaikan penumpang. Tapi, kalau kondisinya seperti ini cenderung turun,” ujarnya.

Sejauh ini, pihaknya juga terus menyesuaikan layanan dengan standar Covid-19. Penumpang harus menunjukkan kartu vaksin atau menginstal aplikasi PeduliLindungi. Tujuannya, untuk mengetahui bahwa penumpang sudah divaksin.

KADEMANGAN, Radar Bromo – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, akan ditetapkan di seluruh wilayah di Indonesia pada masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Namun, sejauh ini Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo, tetap beroperasi secara normal. Belum ada pengetatan aturan untuk menekan lonjakan mobilisasi warga.

Pemerintah Pusat bakal menerapkan PPKM Level 3 saat Natal dan tahun baru (Nataru), untuk mencegah lonjakan penyebaran Covid-19. Sebab, saat Nataru banyak warga yang memanfaatkannya untuk berlibur. Karenanya, mobilitas warga akan dibatasi agar lebih terkontrol.

Tetapi, sejauh ini aktivitas di Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo, masih normal. Belum ada pengetatan. Sejumlah bus masih bisa keluar masuk secara normal. Baik bus Antarkota Dalam Provinsi (AKDP) dan bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP). “Sejauh ini masih normal. Belum ada pengetatan, baik jumlah armada maupun penumpang,” ujar Koordinator Terminal Bayuangga Budi Harjo.

Ia mengaku kini cenderung lebih memperketat pengawasan terhadap bus agar kondisi bus laik jalan. Sehingga dapat memberikan kenyamanan dan keamanan terhadap penumpang. Mengingat, pengguna transportasi saat Nataru jumlahnya lebih meningkat.

“Kalau kondisi normal memang ada kenaikan penumpang. Tapi, kalau kondisinya seperti ini cenderung turun,” ujarnya.

Sejauh ini, pihaknya juga terus menyesuaikan layanan dengan standar Covid-19. Penumpang harus menunjukkan kartu vaksin atau menginstal aplikasi PeduliLindungi. Tujuannya, untuk mengetahui bahwa penumpang sudah divaksin.

MOST READ

BERITA TERBARU

/