alexametrics
26.7 C
Probolinggo
Friday, 12 August 2022

Angin Kencang, Nelayan di Probolinggo Diminta Waspada

MAYANGAN, Radar Bromo- Memasuki awal kemarau, nelayan Kota Probolinggo harus lebih waspada. Cuaca di perairan Kota Probolinggo tidak terlalu mendukung untuk kegiatan melaut. Nelayan diimbau untuk tidak melaut di perairan Kota Probolinggo.

Kasi Pelayanan Teknis Syahbandar Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan Arif Wahyudi mengatakan, nelayan tidak dilarang melaut. Namun, mereka diimbau sebaiknya untuk sementara, tidak mayang di perairan Kota Probolinggo.

Cuaca di seputar perairan kota tidak begitu baik selama awal musim kemarau. Ada potensi angin kencang berkisar 10 sampai 20 knot. Meski ketinggian ombak relatif aman antara 0,5 sampai 1 meter.

“Kondisi ini terpantau di Citra Satelit Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur. Ada gumpalan angin di sekitar perairan di utara Kota Probolinggo. Angin ini bergerak di seputar Kota Probolinggo,” jelasnya.

Sebaiknya, kata Arif, nelayan tidak melakukan penangkapan ikan di perairan utara Kota Probolinggo. Mereka masih tetap bisa melaut. Seperti, mencari ikan di seputar perairan Kecamatan Tongas atau Kecamatan Dringu.

“Kami tidak melarang nelayan mencari ikan. Mereka masih bisa melaut seperti biasa, namun sebaiknya tidak di utara Kota Probolinggo. Bisa melaut ke sisi barat atau timur. Di perairan ini angin tidak bertiup kencang,” jelas Arif.

Meski angin bertiup cukup kencang, pengajuan izin melaut ke Syahbandar cukup tinggi. Rabu (6/7), ada 15 nelayan dengan kapal di bawah 30 gross tonase yang mengurus izin.

MAYANGAN, Radar Bromo- Memasuki awal kemarau, nelayan Kota Probolinggo harus lebih waspada. Cuaca di perairan Kota Probolinggo tidak terlalu mendukung untuk kegiatan melaut. Nelayan diimbau untuk tidak melaut di perairan Kota Probolinggo.

Kasi Pelayanan Teknis Syahbandar Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan Arif Wahyudi mengatakan, nelayan tidak dilarang melaut. Namun, mereka diimbau sebaiknya untuk sementara, tidak mayang di perairan Kota Probolinggo.

Cuaca di seputar perairan kota tidak begitu baik selama awal musim kemarau. Ada potensi angin kencang berkisar 10 sampai 20 knot. Meski ketinggian ombak relatif aman antara 0,5 sampai 1 meter.

“Kondisi ini terpantau di Citra Satelit Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur. Ada gumpalan angin di sekitar perairan di utara Kota Probolinggo. Angin ini bergerak di seputar Kota Probolinggo,” jelasnya.

Sebaiknya, kata Arif, nelayan tidak melakukan penangkapan ikan di perairan utara Kota Probolinggo. Mereka masih tetap bisa melaut. Seperti, mencari ikan di seputar perairan Kecamatan Tongas atau Kecamatan Dringu.

“Kami tidak melarang nelayan mencari ikan. Mereka masih bisa melaut seperti biasa, namun sebaiknya tidak di utara Kota Probolinggo. Bisa melaut ke sisi barat atau timur. Di perairan ini angin tidak bertiup kencang,” jelas Arif.

Meski angin bertiup cukup kencang, pengajuan izin melaut ke Syahbandar cukup tinggi. Rabu (6/7), ada 15 nelayan dengan kapal di bawah 30 gross tonase yang mengurus izin.

MOST READ

BERITA TERBARU

/