alexametrics
25.9 C
Probolinggo
Friday, 28 January 2022

Wisuda UPM ke-XXX; Luluskan 393 Mahasiswa, Siapkan Dua Prodi Baru

UNIVERSITAS Panca Marga (UPM) Probolinggo kembali melahirkan para sarjana dalam wisuda ke-XXX. Sabtu (4/12), ada 393 mahasiswa yang diwisuda. Sidang senat dan pengambilan sumpah sarjana itu digelar di halaman kampus UPM, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Ratusan mahasiswa itu berasal dari tujuh fakultas. Meliputi Fakultas Pertanian 14 orang, Fakultas Hukum 43 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 42 orang, serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 39 orang. Kemudian, dari Fakultas Teknik 48 orang, Fakultas Ekonomi 185 orang, dan Fakultas Sastra dan Filsafat 22 orang.

Sebelum memasuki ruang wisuda, para wisudawan telah memenuhi protokol kesehatan (prokes). Seperti memakai masker dan face shield serta menggunakan hand sanitizer. Dengan menerapkan prokes, para pendamping maupun orang tua dapat menyaksikan pelantikan wisudawan secara langsung.

Rapat Terbuka Senat UPM dengan Acara Wisuda Sarjana ke-XXX tahun akademik 2020/2021 dibuka oleh Ketua Senat UPM Dr. H. Ngatimum, M.M. Dilanjutkan sambutan oleh Rektor UPM Prof. Dr. Ir. H.R. Abdul Haris, M.M. Dalam sambutannya, ia mengaku akan membuka prodi baru. Berupa Magister Manajemen dan S-1 Teknik Informatika.

“Jurusan itu, strata satu informatika yang banyak peminatnya. Dosen sudah memenuhi syarat, usulan sudah kami laksanakan. Namun, ada beberapa syarat yang harus kami penuhi lagi. Seperti, laboratorium. Program strata dua atau magister masih dalam tahap perumusan,” ujar Abdul Haris.

Ia berharap para alumninya berguna bagi bangsa, negara, dan agama. Serta, bisa bersaing di tingkat regional maupun global. Prof. Dr. Haris juga mengaku bersyukur karena tahun ini bisa melaksanakan wisuda secara offline.

SAMBUTAN: Rektor UPM UPM Prof. Dr. Ir. H.R. Abdul Haris, M.M saat memberi sambutan.

“Tahun lalu wisuda dilaksanakan secara drive thru. Wisuda kali ini dilaksanakan secara offline, karena saya berpikir seratus persen mahasiswa sudah tervaksin 2 kali,” jelasnya.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Panca Marga Probolinggo Suprijono juga mengaku bahagia. Karena, di tengah pandemi Covid-19, masih bisa melaksanakan wisuda secara luring. Ia juga mengimbau semua pihak di lingkungan UPM, tetap menghargai jerih payah pendahulunya. “Yakni, dengan terus melanjutkan dan mengembangkan program-program yang sangat positif dan berharga,” ujarnya.

Komandan Kodim 0820 Probolinggo Letkol Arh. Arip Budi Cahyono, S.E., yang hadir dalam acara tersebut juga menyampaikan pesannya. Ia meminta para wisudawan tidak berhenti belajar meski sudah diwisuda. “Setelah adik-adik diwisuda, itu adalah awal dari perjalanan hidup kalian. Perjalanan hidup kalian masih panjang,” ujarnya.

UNIVERSITAS Panca Marga (UPM) Probolinggo kembali melahirkan para sarjana dalam wisuda ke-XXX. Sabtu (4/12), ada 393 mahasiswa yang diwisuda. Sidang senat dan pengambilan sumpah sarjana itu digelar di halaman kampus UPM, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Ratusan mahasiswa itu berasal dari tujuh fakultas. Meliputi Fakultas Pertanian 14 orang, Fakultas Hukum 43 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 42 orang, serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 39 orang. Kemudian, dari Fakultas Teknik 48 orang, Fakultas Ekonomi 185 orang, dan Fakultas Sastra dan Filsafat 22 orang.

Sebelum memasuki ruang wisuda, para wisudawan telah memenuhi protokol kesehatan (prokes). Seperti memakai masker dan face shield serta menggunakan hand sanitizer. Dengan menerapkan prokes, para pendamping maupun orang tua dapat menyaksikan pelantikan wisudawan secara langsung.

Rapat Terbuka Senat UPM dengan Acara Wisuda Sarjana ke-XXX tahun akademik 2020/2021 dibuka oleh Ketua Senat UPM Dr. H. Ngatimum, M.M. Dilanjutkan sambutan oleh Rektor UPM Prof. Dr. Ir. H.R. Abdul Haris, M.M. Dalam sambutannya, ia mengaku akan membuka prodi baru. Berupa Magister Manajemen dan S-1 Teknik Informatika.

“Jurusan itu, strata satu informatika yang banyak peminatnya. Dosen sudah memenuhi syarat, usulan sudah kami laksanakan. Namun, ada beberapa syarat yang harus kami penuhi lagi. Seperti, laboratorium. Program strata dua atau magister masih dalam tahap perumusan,” ujar Abdul Haris.

Ia berharap para alumninya berguna bagi bangsa, negara, dan agama. Serta, bisa bersaing di tingkat regional maupun global. Prof. Dr. Haris juga mengaku bersyukur karena tahun ini bisa melaksanakan wisuda secara offline.

SAMBUTAN: Rektor UPM UPM Prof. Dr. Ir. H.R. Abdul Haris, M.M saat memberi sambutan.

“Tahun lalu wisuda dilaksanakan secara drive thru. Wisuda kali ini dilaksanakan secara offline, karena saya berpikir seratus persen mahasiswa sudah tervaksin 2 kali,” jelasnya.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Panca Marga Probolinggo Suprijono juga mengaku bahagia. Karena, di tengah pandemi Covid-19, masih bisa melaksanakan wisuda secara luring. Ia juga mengimbau semua pihak di lingkungan UPM, tetap menghargai jerih payah pendahulunya. “Yakni, dengan terus melanjutkan dan mengembangkan program-program yang sangat positif dan berharga,” ujarnya.

Komandan Kodim 0820 Probolinggo Letkol Arh. Arip Budi Cahyono, S.E., yang hadir dalam acara tersebut juga menyampaikan pesannya. Ia meminta para wisudawan tidak berhenti belajar meski sudah diwisuda. “Setelah adik-adik diwisuda, itu adalah awal dari perjalanan hidup kalian. Perjalanan hidup kalian masih panjang,” ujarnya.

MOST READ

BERITA TERBARU