Bacokan Dipicu Bercanda Pegang Kepala Teman saat Mabuk

BERI KETERANGAN: Agung Wahyu Hermawan memberikan keterangan di depan penyidik Polres Probolinggo Kota, Sabtu (4/7). Dia mengaku dibacok Sony, yang tidak terima karena ditegur, Jumat (3/7) malam. (Rizky Putra Dinasti/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

MAYANGAN, Radar Bromo – Sony, 29, warga Jrebeng Kidul, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Ia disangka melanggar asal 351 KUHP dengan ancaman 2 tahun penjara.

Sony ditetapkan sebagai tersangka pada Sabtu (4/7) lalu, karena menganiaya temannya, Agung Wahyu Hermawan, 29. Korban tercatat sebagai warga Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Kini, tersangka ditahan di Mapolres Probolinggo Kota.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Heri Sugiono mengatakan, perbuatan Sony melanggar pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Ia ditangkap petugas karena terbukti menyerang Agung, sehingga mengakibatkannya mengalami luka sabetan di bagian punggung.

Menurut Heri, penganiayaan itu bermula ketika mereka berkumpul di sebuah warung dan bercanda. Saat bercanda, tersangka Sony memegang kepala korban dan mengayunkanya. Karenanya, korban tersinggung dan keduanya pun cekcok.

Tersangka yang sedang terpengaruh munuman keras, langsung mengambil celurit dan membacok korban. Heri mengatakan, celurit itu milik Sony yang memang dibawanya dari rumah. “Celuritnya milik pelaku (Sony) yang sudah dibawa dari rumah dengan alasan untuk berjaga-jaga,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Jumat (3/7), sekitar pukul 21.30, warga sekitar Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, dihebohkan dengan aksi carok. Dua pemuda yang terlibat itu adalah Agung Wahyu Hermawan dan Sony. (rpd/rud)