alexametrics
28.6 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Fasilitasi Warga Desa Kropak Beternak Kambing Etawa

PROGRAM ketahanan pangan di Desa Kropak, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, menjadi upaya untuk peningkatan ekonomi warga. Tahun ini, Pemerintah Desa Kropak, rencanakan pengadaan ternak kambing etawa.

Pemerintah Desa Kropak terus berusaha meningkatkan perekonomian warganya. Salah satunya melalui program ketahanan pangan hewani. Tahun ini, pemerintah desa berencana melakukan pengadaan kambing etawa untuk diternak.

Kambing etawa itu akan dipeliharakan oleh warga. Saat kambing ternak itu mengandung dan beranak, maka anakannya menjadi hak milik warga yang memelihara. Sedangkan induknya dipindahkan ke warga lainnya dengan sistem yang sama.

Sehingga semua warga dapat bergantian merasakan manfaat ternak kambing etawa tersebut. “Dengan program ternak kambing etawa itu, nanti warga bisa miliki kambing etawa sendiri dari hasil ternak peliharaannya yang dari desa. Tapi, setelah beranak, induk kambing dipindahkan ke warga lain,” ujar Pj Kepala Desa Kropak Jumat Ardiyanto.

Peningkatan ekonomi lainnya, kata Jumat, melalui program penyaluran bantuan langsung tunai dari dana desa (BLT-DD). Tahun ini, pihaknya mengalokasikan anggaran BLT-DD 40 persen dari dana desa. Dengan harapan perekonomian para penerima terbantu.

“Kami sudah salurkan BLT-DD untuk tahap 1, 2, dan 3. Tahun ini ada 150 KPM (keluarga penerima manfaat),” katanya.

Semua KPM BLT-DD, kata Jumat, sudah divalidasi. Mereka ditetapkan melalui musyawarah desa. Karena itu, dipastikan para penerima bantuan ini tepat sasaran.

PROGRAM ketahanan pangan di Desa Kropak, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, menjadi upaya untuk peningkatan ekonomi warga. Tahun ini, Pemerintah Desa Kropak, rencanakan pengadaan ternak kambing etawa.

Pemerintah Desa Kropak terus berusaha meningkatkan perekonomian warganya. Salah satunya melalui program ketahanan pangan hewani. Tahun ini, pemerintah desa berencana melakukan pengadaan kambing etawa untuk diternak.

Kambing etawa itu akan dipeliharakan oleh warga. Saat kambing ternak itu mengandung dan beranak, maka anakannya menjadi hak milik warga yang memelihara. Sedangkan induknya dipindahkan ke warga lainnya dengan sistem yang sama.

Sehingga semua warga dapat bergantian merasakan manfaat ternak kambing etawa tersebut. “Dengan program ternak kambing etawa itu, nanti warga bisa miliki kambing etawa sendiri dari hasil ternak peliharaannya yang dari desa. Tapi, setelah beranak, induk kambing dipindahkan ke warga lain,” ujar Pj Kepala Desa Kropak Jumat Ardiyanto.

Peningkatan ekonomi lainnya, kata Jumat, melalui program penyaluran bantuan langsung tunai dari dana desa (BLT-DD). Tahun ini, pihaknya mengalokasikan anggaran BLT-DD 40 persen dari dana desa. Dengan harapan perekonomian para penerima terbantu.

“Kami sudah salurkan BLT-DD untuk tahap 1, 2, dan 3. Tahun ini ada 150 KPM (keluarga penerima manfaat),” katanya.

Semua KPM BLT-DD, kata Jumat, sudah divalidasi. Mereka ditetapkan melalui musyawarah desa. Karena itu, dipastikan para penerima bantuan ini tepat sasaran.

MOST READ

BERITA TERBARU

/