alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Pegawai DPKH Kabupaten Probolinggo Ikuti Sosialisasi 4 Pilar MPR-RI

PARA pegawai di lingkungan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo mendapat tambahan wawasan dari anggota MPR-RI, Senin (5/4). Mereka mengikuti sosialisasi 4 Pilar MPR-RI. Yakni, Pancasila, UUD Negara RI 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Sosialisasi 4 Pilar itu disampaikan oleh anggota MPR-RI Drs H Hasan Aminuddin, M.Si.

Sosialisasi berlangsung di Klinik Kesehatan Hewan. Selain pegawai dinas, pesertanya adalah para petugas lapangan DPKH Kabupaten Probolinggo dari 24 kecamatan. Di antaranya, koordinator wilayah, koordinator kecamatan, petugas teknis peternakan, serta inseminator swadaya wilayah 1 hingga wilayah 6. Para peserta juga mendapatkan kesempatan berdialog.

SAMBUTAN: Kepala Dinas Kesehatan dan Hewan Kabupaten Probolinggo Yahyadi memberikan sambutan dalam sosialisasi 4 Pilar MPR-RI.

Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Yahyadi mengatakan, sosialisasi 4 Pilar itu bertema ”Mengokohkan Nilai-Nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika”. Tujuannya adalah memberikan wawasan kepada para pegawai di lingkungan DPKH Kabupaten Probolinggo hingga petugas di lapangan terkait 4 Pilar.

PROGRAM: Kepala Dinas Kesehatan dan Hewan Kabupaten Probolinggo Yahyadi menyampaikan program dan capaian dinas peternakan dan kesehatan hewan.

”Harapan kami, melalui sosialisasi ini, mereka bisa mendapatkan ilmu dan wawasan terkait 4 Pilar. Termasuk, nantinya bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Juga meningkatkan etika dalam berinteraksi saat bertugas di lapangan,” katanya.

Sementara itu, Drs Hasan Aminuddin, M.Si. menjelaskan, 4 Pilar itu merupakan fondasi dalam berbangsa dan bernegara. Meliputi Pancasila, UUD Negara RI 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. ”Kapasitas saya sebagai anggota MPR-RI punya kewajiban setiap 3 bulan sekali menyosialisasikan 4 Pilar ini kepada masyarakat,” katanya.

Dalam sosialisasinya, Hasan Aminuddin yang juga pimpinan Komisi IV DPR RI itu juga banyak membahas cara bergaul atau berinteraksi dalam perbedaan dan keberagaman. Salah satunya, cara berinteraksi dengan orang yang berbeda agama dan suku.

”Bagaimana cara berinteraksi dengan sesama manusia dalam sebuah perbedaan? Yakni, dengan cara tidak melacurkan agama yang dianut. Saya setiap berkenalan dengan orang tidak pernah membahas agama. Yang saya dalami adalah akhlaknya atau tata kramanya,” paparnya.

DIALOG: Salah satu peserta sosialisasi bertanya terkait 4 Pilar kepada Drs H Hasan Aminuddin Msi.

Hasan Aminuddin pun mengajak peserta untuk terus menjaga toleransi kehidupan beragama. Sehingga, meski berbeda-beda, akan tercipta kerukunan. Termasuk, mengajak peserta untuk menghilangkan kedengkian antar sesama guna membangun kebersamaan dan fleksibilitas di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

SOSIALISASI: Selain ASN dan non-ASN di lingkungan dinas peternakan dan kesehatan hewan, sosialisasi diikuti petugas lapangan dari 24 kecamatan.

”Boleh nanya bagaimana Hasan Aminuddin berinteraksi dengan orang yang berbeda agama dan suku. Meskipun berbeda, saya tetap berinteraksi dengan mereka. Karena saya ingin menyempurnakan pengamalan agama saya kepada mereka. Di rumah, saya juga bertetangga dengan gereja,” katanya.

Hasan Aminudin juga mengajak peserta sosialisasi untuk mengamalkan sila pertama dalam Pancasila, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa. Dengan cara menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing-masing. ”Karena ibadah ini adalah kewajiban kita sebagai manusia,” katanya. (uno)

PARA pegawai di lingkungan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo mendapat tambahan wawasan dari anggota MPR-RI, Senin (5/4). Mereka mengikuti sosialisasi 4 Pilar MPR-RI. Yakni, Pancasila, UUD Negara RI 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Sosialisasi 4 Pilar itu disampaikan oleh anggota MPR-RI Drs H Hasan Aminuddin, M.Si.

Sosialisasi berlangsung di Klinik Kesehatan Hewan. Selain pegawai dinas, pesertanya adalah para petugas lapangan DPKH Kabupaten Probolinggo dari 24 kecamatan. Di antaranya, koordinator wilayah, koordinator kecamatan, petugas teknis peternakan, serta inseminator swadaya wilayah 1 hingga wilayah 6. Para peserta juga mendapatkan kesempatan berdialog.

SAMBUTAN: Kepala Dinas Kesehatan dan Hewan Kabupaten Probolinggo Yahyadi memberikan sambutan dalam sosialisasi 4 Pilar MPR-RI.

Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Yahyadi mengatakan, sosialisasi 4 Pilar itu bertema ”Mengokohkan Nilai-Nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika”. Tujuannya adalah memberikan wawasan kepada para pegawai di lingkungan DPKH Kabupaten Probolinggo hingga petugas di lapangan terkait 4 Pilar.

PROGRAM: Kepala Dinas Kesehatan dan Hewan Kabupaten Probolinggo Yahyadi menyampaikan program dan capaian dinas peternakan dan kesehatan hewan.

”Harapan kami, melalui sosialisasi ini, mereka bisa mendapatkan ilmu dan wawasan terkait 4 Pilar. Termasuk, nantinya bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Juga meningkatkan etika dalam berinteraksi saat bertugas di lapangan,” katanya.

Sementara itu, Drs Hasan Aminuddin, M.Si. menjelaskan, 4 Pilar itu merupakan fondasi dalam berbangsa dan bernegara. Meliputi Pancasila, UUD Negara RI 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. ”Kapasitas saya sebagai anggota MPR-RI punya kewajiban setiap 3 bulan sekali menyosialisasikan 4 Pilar ini kepada masyarakat,” katanya.

Dalam sosialisasinya, Hasan Aminuddin yang juga pimpinan Komisi IV DPR RI itu juga banyak membahas cara bergaul atau berinteraksi dalam perbedaan dan keberagaman. Salah satunya, cara berinteraksi dengan orang yang berbeda agama dan suku.

”Bagaimana cara berinteraksi dengan sesama manusia dalam sebuah perbedaan? Yakni, dengan cara tidak melacurkan agama yang dianut. Saya setiap berkenalan dengan orang tidak pernah membahas agama. Yang saya dalami adalah akhlaknya atau tata kramanya,” paparnya.

DIALOG: Salah satu peserta sosialisasi bertanya terkait 4 Pilar kepada Drs H Hasan Aminuddin Msi.

Hasan Aminuddin pun mengajak peserta untuk terus menjaga toleransi kehidupan beragama. Sehingga, meski berbeda-beda, akan tercipta kerukunan. Termasuk, mengajak peserta untuk menghilangkan kedengkian antar sesama guna membangun kebersamaan dan fleksibilitas di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

SOSIALISASI: Selain ASN dan non-ASN di lingkungan dinas peternakan dan kesehatan hewan, sosialisasi diikuti petugas lapangan dari 24 kecamatan.

”Boleh nanya bagaimana Hasan Aminuddin berinteraksi dengan orang yang berbeda agama dan suku. Meskipun berbeda, saya tetap berinteraksi dengan mereka. Karena saya ingin menyempurnakan pengamalan agama saya kepada mereka. Di rumah, saya juga bertetangga dengan gereja,” katanya.

Hasan Aminudin juga mengajak peserta sosialisasi untuk mengamalkan sila pertama dalam Pancasila, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa. Dengan cara menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing-masing. ”Karena ibadah ini adalah kewajiban kita sebagai manusia,” katanya. (uno)

MOST READ

BERITA TERBARU

/