alexametrics
25C
Probolinggo
Tuesday, 20 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Ditinggal Berkebun, Perempuan Tiris Kendat di Lemari

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

TIRIS,Radar Bromo – Warga Dusun Tunggangan Desa/Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, dikagetkan dengan tindakan nekat tatangganya, Halimi. Perempuan berusia 25 itu, Sabtu (6/3) siang, ditemukan gantung diri di dalam lemari di kamarnya.

Saat itu Halimi tinggal sendirian di rumahnya. Tak lama kemudian, datang keponakannya, Pipik, 8, bersama anak angkat korban, Hapik, 3. Melihat rumah sepi, keduanya memanggil korban. Karena tidak ada jawaban, mereka masuk ke kamar.

Saat itulah kedua bocah ini melihat korban telah menggantung. Mendapati itu, Pipik berteriak yang kemudian mengundang perhatian tetangganya. “Kami mendapatkan laporan dari warga pukul 11.30 lantas mendatangi TKP (tempat kejadian perkara). Kami meminta keterangan kepada saksi yang mengetahui kejadian tersebut,” ujar Kapolsek Tiris, Iptu Agus Supriyanto.

Menurutnya, saat kejadian, rumah korban dalam keadaan sepi. Orang tua korban sedang berkebun yang jaraknya tidak jauh dari rumahnya. Sedangkan, suami korban sedang bekerja di Bali.

“Korban ditemukan gantung diri di kamar milik korban. Tepatnya di dalam almari dengan satu tampar warna merah sepanjang 2 meter. Sudah kami amankan sebagai barang bukti,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, sebelumnya korban ikut suaminya bekerja di Bali. Menurut Agus korban diduga mengalami gangguan jiwa dan dalam masa pengobatan. Saat proses pengobatan, 8 bulan sebelumnya korban pernah ikut suaminya ke Bali. Karena kondisinya belum stabil, akhirnya dibawa pulang. “Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari orang tua dan tetangga, diduga korban mengalami gangguan jiwa,” ujarnya.

Polisi berencana melakukan otopsi terhadap jenazah korban. Namun, upaya itu ditolak oleh pihak keluarga. Mereka menandatangani surat pernyataan jika keberatan untuk diotopsi. Serta, surat pernyataan tidak akan menuntut.

“Saat dilakukan pemeriksaan bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Tiris, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Hanya bekas jeratan tali di leher korban,” ujarnya. (ar/rud)

Mobile_AP_Rectangle 1

TIRIS,Radar Bromo – Warga Dusun Tunggangan Desa/Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, dikagetkan dengan tindakan nekat tatangganya, Halimi. Perempuan berusia 25 itu, Sabtu (6/3) siang, ditemukan gantung diri di dalam lemari di kamarnya.

Saat itu Halimi tinggal sendirian di rumahnya. Tak lama kemudian, datang keponakannya, Pipik, 8, bersama anak angkat korban, Hapik, 3. Melihat rumah sepi, keduanya memanggil korban. Karena tidak ada jawaban, mereka masuk ke kamar.

Saat itulah kedua bocah ini melihat korban telah menggantung. Mendapati itu, Pipik berteriak yang kemudian mengundang perhatian tetangganya. “Kami mendapatkan laporan dari warga pukul 11.30 lantas mendatangi TKP (tempat kejadian perkara). Kami meminta keterangan kepada saksi yang mengetahui kejadian tersebut,” ujar Kapolsek Tiris, Iptu Agus Supriyanto.

Mobile_AP_Half Page

Menurutnya, saat kejadian, rumah korban dalam keadaan sepi. Orang tua korban sedang berkebun yang jaraknya tidak jauh dari rumahnya. Sedangkan, suami korban sedang bekerja di Bali.

“Korban ditemukan gantung diri di kamar milik korban. Tepatnya di dalam almari dengan satu tampar warna merah sepanjang 2 meter. Sudah kami amankan sebagai barang bukti,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, sebelumnya korban ikut suaminya bekerja di Bali. Menurut Agus korban diduga mengalami gangguan jiwa dan dalam masa pengobatan. Saat proses pengobatan, 8 bulan sebelumnya korban pernah ikut suaminya ke Bali. Karena kondisinya belum stabil, akhirnya dibawa pulang. “Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari orang tua dan tetangga, diduga korban mengalami gangguan jiwa,” ujarnya.

Polisi berencana melakukan otopsi terhadap jenazah korban. Namun, upaya itu ditolak oleh pihak keluarga. Mereka menandatangani surat pernyataan jika keberatan untuk diotopsi. Serta, surat pernyataan tidak akan menuntut.

“Saat dilakukan pemeriksaan bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Tiris, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Hanya bekas jeratan tali di leher korban,” ujarnya. (ar/rud)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2