Imbas Kemarau Panjang, Musim Durian di Probolinggo Mundur

LUMBANG, Radar Bromo – Kemarau panjang yang menerpa Kabupaten Probolinggo pada 2019, menyebabkan musim panen durian mundur. Bila biasanya panen raya durian terjadi pada Januari-Maret, kini banyak durian yang belum panen.

Salah satu petani durian asal Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Edi Susantoso mengatakan, saat ini musim durian mundur. Disebabkan kemarau panjang yang terjadi di Kabupaten Probolinggo pada 2019.

“Biasanya panen raya durian pada Januari hingga Maret. Sebab, pada Desember tahun sebelumnya durian sudah mulai berbuah. Namun, tahun ini hingga Februari sedikit pohon durian yang berbuah. Mungkin musim durian berlangsung pada Maret,” ujarnya.

Edi mengatakan, dua kebun durian miliknya di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo dan Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, sejauh ini hanya 10 persen yang berbuah. Tahun kemarin, produktivitas puluhan pohon durian miliknya bisa menghasilkan 100 buah per hari.

“Jenis durian yang saya tanam bajul. Biasanya dapat menghasilkan 100 buah per hari. Namun, hingga saat ini masih jarang yang berbuah,” ujarnya.

Pernyataan Edi diamini oleh petani durian asal Desa Branggah, Kecamatan Lumjang, Riono. Menurutnya, kemarau menyebabkan musim durian mundur, sehingga konsumen yang biasanya datang untuk membeli durian di tempatnya harus memesan dulu. Sebab, jumlah duriannya sangat terbatas.

“Harus pesan dulu minimal sehari sebelumnya, sebab saya tidak bisa memastikan kapan durian akan ada yang matang. Selain itu, jumlah durian yang ada juga terbatas,” ujarnya.

Mundurnya musim durian ini dibenarkan oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo Yulis Setyaningsih. Menurutnya, tahun kemarin kemarau di Kabupaten Probolinggo terlampau panjang dan berdampak terhadap semua jenis tanaman.

“Penyerapan unsur hara apabila tidak ada airnya tidak maksimal dan itu yang terjadi saat ini. Musim durian terganggu dengan kemarau panjang yang terjadi tahun lalu,” ujarnya. (mg1/rud)