alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Penumpang Bus di Terminal Bayuangga Masih Sepi

KADEMANGAN, Radar Bromo – Jumlah penumpang di Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo, belum menunjukkan peningkatan. Termasuk ketika libur Natal dan Tahun Baru 2022. Meski jumlah armada sudah tersedia, jumlah penumpang cenderung menurun.

Kepala UPT Terminal Bayuangga Budi Harjo mengatakan, selama libur Natal dan tahun baru, okupansi penumpang belum normal. Sebab, tren penumpang harian bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) dan Antarkota Dalam Provinsi (AKDP) belum stabil. Kenaikan dan penurunan penumpang cukup signifikan.

“Okupansi penumpang di Terminal Bayuangga, justru mengalami penurunan. Hal ini berbanding terbalik dengan libur Natal dan tahun baru pada tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Dari data UPT Terminal Bayuangga, dalam kurun waktu 17 Desember 2021 hingga 4 Januari 2022, bus AKDP yang masuk terminal sebanyak 5.209 unit. Ribuan bus itu mengangkut 11.111 penumpang. Sementara, bus yang diberangkatkan ada 5.052 unit dengan jumlah 20.805 penumpang. Rata-rata, setiap hari penumpang bus AKDP yang berangkat dari Terminal Bayuangga sekitar 900 orang hingga 1.300 orang.

Sedangkan, bus AKAP yang masuk terminal dalam kurun waktu sama ada 208 bus. Penumpangnya cukup minim. Hanya 62 orang. Sedangkan, bus yang berangkat ada 204 unit dan membawa 650 penumpang.

Setiap hari Terminal Bayuangga memberangkatkan sekitar 20 hingga 50 penumpang. Padahal, kata Budi, setiap PO bus telah menambah armada untuk menghadapi libur Nataru.

KADEMANGAN, Radar Bromo – Jumlah penumpang di Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo, belum menunjukkan peningkatan. Termasuk ketika libur Natal dan Tahun Baru 2022. Meski jumlah armada sudah tersedia, jumlah penumpang cenderung menurun.

Kepala UPT Terminal Bayuangga Budi Harjo mengatakan, selama libur Natal dan tahun baru, okupansi penumpang belum normal. Sebab, tren penumpang harian bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) dan Antarkota Dalam Provinsi (AKDP) belum stabil. Kenaikan dan penurunan penumpang cukup signifikan.

“Okupansi penumpang di Terminal Bayuangga, justru mengalami penurunan. Hal ini berbanding terbalik dengan libur Natal dan tahun baru pada tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Dari data UPT Terminal Bayuangga, dalam kurun waktu 17 Desember 2021 hingga 4 Januari 2022, bus AKDP yang masuk terminal sebanyak 5.209 unit. Ribuan bus itu mengangkut 11.111 penumpang. Sementara, bus yang diberangkatkan ada 5.052 unit dengan jumlah 20.805 penumpang. Rata-rata, setiap hari penumpang bus AKDP yang berangkat dari Terminal Bayuangga sekitar 900 orang hingga 1.300 orang.

Sedangkan, bus AKAP yang masuk terminal dalam kurun waktu sama ada 208 bus. Penumpangnya cukup minim. Hanya 62 orang. Sedangkan, bus yang berangkat ada 204 unit dan membawa 650 penumpang.

Setiap hari Terminal Bayuangga memberangkatkan sekitar 20 hingga 50 penumpang. Padahal, kata Budi, setiap PO bus telah menambah armada untuk menghadapi libur Nataru.

MOST READ

BERITA TERBARU

/