alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

2.233 Nakes Kota Probolinggo Bakal Ikuti Vaksin Covid Tahap Awal

MAYANGAN, Radar Bromo – Persiapan vaksinasi Covid-19 terus dilakukan di daerah. Pendataan calon penerima vaksin tahap pertama sudah tuntas.

Di Kota Probolinggo, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB (DKB2KB) setempat memastikan ada 2.233 nakes yang akan divaksin di tahap pertama. Sementara jenis vaksin Covid-19 yang diperoleh di tahap pertama yaitu Sinovac.

Penegasan ini disampaikan Plt Kepala DKP2KB Kota Probolinggo dr Nurul Hasanah Hidayati dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Kemarin (5/1). “Untuk tahap pertama ini total ada 2.233 tenaga kesehatan yang akan divaksin. Vaksin yang pertama akan diterima adalah vaksin Sinovac,” terangnya.

Namun dr Ida –panggilannya- belum memastikan kapan vaksinasi dilakukan. Mengingat, belum ada pemberitahuan resmi dari pusat.

“Kalau SMS kepada nakes sebagian sudah ada yang menerima, tapi langsung diberikan secara personal tanpa melalui Dinkes. Namun kapan vaksinasi belum jelas. Yang jelas vaksin sudah harus diterima oleh tiap provinsi pada 7 Januari 2021,” terangnya.

Di Kota Probolinggo, sudah ada 13 pos vaksin sebagai tempat dilakukan program vaksinasi. Selain 6 puskesmas, ada juga fasilitas pelayanan kesehatan swasta yang telah mengajukan sebagai tempat pos vaksin.

“Pos vaksin ini harus memiliki tempat penyimpanan vaksin. Saat vaksin dibawa keluar dari tempat penyimpanan vaksin, maka vaksin harus diletakkan dalam coolbox. Maksimal 1-2 jam bisa bertahan di coolbox,” ujarnya.

Ketua Komisi II Agus Rianto menyarankan agar Dinas Kesehatan juga memastikan kesiapan genset di masing-masing pos vaksin. Agar menjaga vaksin tetap bagus kondisinya.

“Kondisi listrik rawan padam saat ini. Jadi, masing-masing pos vaksin harus siap genset untuk menjaga agar vaksin dalam kondisi bagus,” sarannya. (put/hn)

MAYANGAN, Radar Bromo – Persiapan vaksinasi Covid-19 terus dilakukan di daerah. Pendataan calon penerima vaksin tahap pertama sudah tuntas.

Di Kota Probolinggo, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB (DKB2KB) setempat memastikan ada 2.233 nakes yang akan divaksin di tahap pertama. Sementara jenis vaksin Covid-19 yang diperoleh di tahap pertama yaitu Sinovac.

Penegasan ini disampaikan Plt Kepala DKP2KB Kota Probolinggo dr Nurul Hasanah Hidayati dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Kemarin (5/1). “Untuk tahap pertama ini total ada 2.233 tenaga kesehatan yang akan divaksin. Vaksin yang pertama akan diterima adalah vaksin Sinovac,” terangnya.

Namun dr Ida –panggilannya- belum memastikan kapan vaksinasi dilakukan. Mengingat, belum ada pemberitahuan resmi dari pusat.

“Kalau SMS kepada nakes sebagian sudah ada yang menerima, tapi langsung diberikan secara personal tanpa melalui Dinkes. Namun kapan vaksinasi belum jelas. Yang jelas vaksin sudah harus diterima oleh tiap provinsi pada 7 Januari 2021,” terangnya.

Di Kota Probolinggo, sudah ada 13 pos vaksin sebagai tempat dilakukan program vaksinasi. Selain 6 puskesmas, ada juga fasilitas pelayanan kesehatan swasta yang telah mengajukan sebagai tempat pos vaksin.

“Pos vaksin ini harus memiliki tempat penyimpanan vaksin. Saat vaksin dibawa keluar dari tempat penyimpanan vaksin, maka vaksin harus diletakkan dalam coolbox. Maksimal 1-2 jam bisa bertahan di coolbox,” ujarnya.

Ketua Komisi II Agus Rianto menyarankan agar Dinas Kesehatan juga memastikan kesiapan genset di masing-masing pos vaksin. Agar menjaga vaksin tetap bagus kondisinya.

“Kondisi listrik rawan padam saat ini. Jadi, masing-masing pos vaksin harus siap genset untuk menjaga agar vaksin dalam kondisi bagus,” sarannya. (put/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/