alexametrics
25.9 C
Probolinggo
Friday, 28 January 2022

Akhirnya, PDAM Kab Probolinggo Ditarget Sumbang PAD Rp 1 M

DRINGU, Radar Bromo – Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kabupaten Probolinggo, menjadi perhatian banyak pihak. Termasuk DPRD Kabupaten Probolinggo. Salah satunya, karena perusahaan ini tak dibebani pendapatan asli daerah (PAD). Tetapi, tahun depan PDAM mulai ditarget untuk menyumbang PAD.

Untuk kali pertama, PDAM ditarget bisa menyumbang PAD Rp 1 miliar. Pimpinan DPRD Kabupaten Probolinggo Lukman Hakim mengatakan, potensi PAD terus digali untuk peningkatan pendapatan daerah Kabupaten Probolinggo.

Salah satunya dari PDAM yang selama ini belum ikut menyumbang PAD. “PDAM itu memiliki potensi untuk bisa ikut menyumbang PAD. Karena itu, tahun depan ditarget bisa menyumbang PAD Rp 1 miliar,” ujarnya.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo Susilo Isnadi mengatakan, PDAM akan turut memberikan kontribusi PAD atas profit keuntungan. Saat ini, profit PDAM sangat minim. Karena, biaya penyusutan dan amortisasinya sangat besar. Meski dari cashflow besar, sampai Rp 3 miliar. “Semoga saja tahun depan PDAM bisa menyuumbang PAD sesuai target, Rp 1 miliar,” ujar Susilo.

Pria yang juga pembina Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu mengatakan, PDAM merupakan perusahaan daerah yang tidak hanya dikejar untuk profit. Tetapi, benifit atau pelayanan terhadap masyarakat. Karena, air merupakan kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi oleh pemerintah.

DRINGU, Radar Bromo – Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kabupaten Probolinggo, menjadi perhatian banyak pihak. Termasuk DPRD Kabupaten Probolinggo. Salah satunya, karena perusahaan ini tak dibebani pendapatan asli daerah (PAD). Tetapi, tahun depan PDAM mulai ditarget untuk menyumbang PAD.

Untuk kali pertama, PDAM ditarget bisa menyumbang PAD Rp 1 miliar. Pimpinan DPRD Kabupaten Probolinggo Lukman Hakim mengatakan, potensi PAD terus digali untuk peningkatan pendapatan daerah Kabupaten Probolinggo.

Salah satunya dari PDAM yang selama ini belum ikut menyumbang PAD. “PDAM itu memiliki potensi untuk bisa ikut menyumbang PAD. Karena itu, tahun depan ditarget bisa menyumbang PAD Rp 1 miliar,” ujarnya.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo Susilo Isnadi mengatakan, PDAM akan turut memberikan kontribusi PAD atas profit keuntungan. Saat ini, profit PDAM sangat minim. Karena, biaya penyusutan dan amortisasinya sangat besar. Meski dari cashflow besar, sampai Rp 3 miliar. “Semoga saja tahun depan PDAM bisa menyuumbang PAD sesuai target, Rp 1 miliar,” ujar Susilo.

Pria yang juga pembina Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu mengatakan, PDAM merupakan perusahaan daerah yang tidak hanya dikejar untuk profit. Tetapi, benifit atau pelayanan terhadap masyarakat. Karena, air merupakan kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi oleh pemerintah.

MOST READ

BERITA TERBARU