alexametrics
28C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

Jip Bromo Desak Adakan Mobil Portable Uji Kir

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Minimnya kendaraan jip Bromo yang melakukan Uji Kir menjadi sorotan DPRD Kabupaten Probolinggo. Wakil Rakyat mendesak diadakan kendaraan mobil Uji Kir portable. Sehingga mendekatkan pelayanan Uji Kir dan menarik pelaku usaha jip Bromo untuk taat.

Wahid Nurrahman selaku anggota DPRD Kabupaten Probolinggo mengatakan, potensi retribusi Uji Kir kendaran jip Bromo ternyata cukup besar. “Kalau gak bisa uji KIR ke balai uji di Kraksaan, pemerintah daerah bisa jemput bola. Dengan menggunakan alat Uji Kir yang bis dibawa ke Sukapura yang biasa disebut mobil Uji Kir portable,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.

Hal serupa diungkapkan Sekretaris Patra Bromo, Choirul Umam. Menurutnya, pelaku usaha jip Bromo butuh modal besar untuk bisa ke balai Uji Kir Kraksaan. Bahan bakarnya diperkirakan bisa habis sekitar Rp 200 ribu lebih. Belum lagi biaya uji KIR itu sendiri.

Sementara itu, Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo, Heri Sulistyanto mengatakan untuk Uji Kir sendiri memang sebuah keharusan untuk mendatangi ke balai Uji Kir di Kraksaan. “Karena itu terkoneksi, dan tidak bisa oyong-oyong ke lokasi, emang emang alatnya,” ujarnya.

Soal mobil Uji Kir portable, anggaran untuk belanja itu tidak sedikit, yakni butuh anggaran sekitar Rp 5 miliar. “Kalau untuk mobil uji KIR portable, butuh investasi yang besar juga,” terangnya. (mas/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU