alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Ngaku Mengikuti Suara Misterius, Ibu asal Kuripan Lompat ke Sumur  

KURIPAN, Radar BromoSutik, 40, Rabu malam bikin heboh kampungnya di Sumberasari, Desa Kedawung, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo. Ia nekat melompat ke sumur. Beruntungm ia berhasil dievakuasi dengan cepat dan nyawanya bisa diselamatkan.

Warga lantas membawanya ke Puskesmas Bantaran. Sutik sempat tidak sadarkan diri selama satu jam, namun akhirnya dia siuman.

Plh Kapolsek Kuripan, Ipda Kurdi menerangkan, korban melompat ke sebuah sumur umum, Rabu (4/8), pukul 19.00. Saat itu, suami korban yaitu Asin, 45, pulang kerja dari pasar Sapi Wonoasih. Saat Asin membuka pintu, tiba-tiba korban lari keluar rumah lewat pintu depan.

Awalnya, Asin tidak curiga sama sekali. Dia mengira istrinya terburu-buru ke rumah tetangga yang tengah hajatan. Namun, sampai pukul 22.00 Sutik tidak kunjung pulang.

Asin pun mulai curiga. Dia lantas berinisiatif mendatangi tempat hajatan di sebelah rumahnya untuk mencari istrinya. Namun, ternyata Sutik tidak pernah ke tetangganya. “Karena khawatir, malam itu juga suaminya mencari korban bersama warga sekitar,” terangnya.

Pencarian dilakukan di sekitar rumah korban. Namun, Sutik tidak ditemukan. Sampai akhirnya, ada warga yang mendengar suara minta tolong sayup-sayup.

Curiga, warga itupun mencari asal suara. Sampai akhirnya diketahui suara itu berasal dari sebuah sumur umum, tidak jauh dari rumah korban. Jaraknya sekitar 50 meter.

Warga tersebut melongok ke sumur. Saat itulah diketahui Sutik berada di dalam sumur dengan kedalaman sekitar 20 meter.

Saat itu juga, Asin dan warga menyampaikan ke perangkat desa dan petugas Polsek Kuripan. Korban lantas dievakuasi oleh petugas bersama warga. Kemudian, korban dibawa ke Puskesmas Bantaran.

Saat dievakuai, Sutik dalam kondisi tidak sadar. Beruntung, sekitar 30 menit setelah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas korban sadar diri.

Alhamdulillah, korban selamat. Saya bawa sendiri korban menggunakan mobil strada Polsek ke Puskesmas Bantaran,” katanya.

Pada petugas, Sutik mengaku tidak ingat apa yang sudah terjadi. Dia hanya mengaku seperti ada suara yang mengajaknya berlari. Dia pun berlari. Namun, kemudian malah melompat ke sumur. (mas/hn)

 

KURIPAN, Radar BromoSutik, 40, Rabu malam bikin heboh kampungnya di Sumberasari, Desa Kedawung, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo. Ia nekat melompat ke sumur. Beruntungm ia berhasil dievakuasi dengan cepat dan nyawanya bisa diselamatkan.

Warga lantas membawanya ke Puskesmas Bantaran. Sutik sempat tidak sadarkan diri selama satu jam, namun akhirnya dia siuman.

Plh Kapolsek Kuripan, Ipda Kurdi menerangkan, korban melompat ke sebuah sumur umum, Rabu (4/8), pukul 19.00. Saat itu, suami korban yaitu Asin, 45, pulang kerja dari pasar Sapi Wonoasih. Saat Asin membuka pintu, tiba-tiba korban lari keluar rumah lewat pintu depan.

Awalnya, Asin tidak curiga sama sekali. Dia mengira istrinya terburu-buru ke rumah tetangga yang tengah hajatan. Namun, sampai pukul 22.00 Sutik tidak kunjung pulang.

Asin pun mulai curiga. Dia lantas berinisiatif mendatangi tempat hajatan di sebelah rumahnya untuk mencari istrinya. Namun, ternyata Sutik tidak pernah ke tetangganya. “Karena khawatir, malam itu juga suaminya mencari korban bersama warga sekitar,” terangnya.

Pencarian dilakukan di sekitar rumah korban. Namun, Sutik tidak ditemukan. Sampai akhirnya, ada warga yang mendengar suara minta tolong sayup-sayup.

Curiga, warga itupun mencari asal suara. Sampai akhirnya diketahui suara itu berasal dari sebuah sumur umum, tidak jauh dari rumah korban. Jaraknya sekitar 50 meter.

Warga tersebut melongok ke sumur. Saat itulah diketahui Sutik berada di dalam sumur dengan kedalaman sekitar 20 meter.

Saat itu juga, Asin dan warga menyampaikan ke perangkat desa dan petugas Polsek Kuripan. Korban lantas dievakuasi oleh petugas bersama warga. Kemudian, korban dibawa ke Puskesmas Bantaran.

Saat dievakuai, Sutik dalam kondisi tidak sadar. Beruntung, sekitar 30 menit setelah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas korban sadar diri.

Alhamdulillah, korban selamat. Saya bawa sendiri korban menggunakan mobil strada Polsek ke Puskesmas Bantaran,” katanya.

Pada petugas, Sutik mengaku tidak ingat apa yang sudah terjadi. Dia hanya mengaku seperti ada suara yang mengajaknya berlari. Dia pun berlari. Namun, kemudian malah melompat ke sumur. (mas/hn)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/