Wali Kota Probolinggo Minta Perusahaan Lakukan Rapid Test Karyawan

KADEMANGAN, Radar Bromo– Demi mencegah penyebaran Covid-19, Pemkot Probolinggo meminta seluruh perusahaan di wilayahnya me-rapid test karyawannya. Alasannya, melakukan pencegahan dini lebih baik daripada akhirnya banyak yang tertular tanpa diketahui.

“Semakin bertambahnya orang yang terdeteksi, baik itu ODP atau lainnya, maka semakin bagus. Artinya, proses tracing berjalan dengan baik. Selain itu, yang perlu dilakukan juga untuk semua perusahaan seharusnya melakukan rapid test bagi seluruh karyawan,” ujar Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, beberapa waktu lalu.

Hal senda disampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Probolinggo Abraar HS Kuddah. Menurutnya, jauh sebelumnya, sejumlah perusahaan di Kota Probolinggo sudah disurati agar me-rapid test para karyawannya. Namun, ada sejumlah kendala. Selain keterbatasan anggaran, jumlah alat rapid test-nya terbatas. Apalagi, rapid test bukan alat penentu terpapar Covid-19 atau tidak.

“Sudah kami surati perusahaan, hanya saja memang kenyataannya baru beberapa saja yang melakukan. Kendalanya, selain alatnya yang sulit didapatkan, terkait anggaran dan juga lainnya mungkin jadi pertimbangan,” ujarnya, Jumat (31/7).

Sampai kemarin, jumlah pasien terkonfirmasi Covid di Kota Probolinggo mencapai 240 orang. Dari jumlah itu, 177 dinyatakan sembuh dan 56 orang masih dalam perawatan. Selain itu, ada 7 orang yang sudah meninggal dunia. (rpd/rud)