alexametrics
24.4 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Revitalisasi Pasar Randu Pangger Gunakan Dana Silpa DAK 2021

KANIGARAN, Radar Bromo – Keinginan Pemkot Probolinggo merevitalisasi Pasar Randu Pangger menggunakan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) Dana Alokasi Khusus (DAK) 2021, bersambut. Kementerian Perdagangan RI memberikan lampu hijau.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan, revitalisasi Pasar Randu Pangger akan dilaksanakan tahun ini. Anggarannya Rp 3 miliar dari Silpa DAK tahun lalu.

“Kami telah berkomunikasi dengan Kementerian Perdagangan, untuk penggunaan Silpa DAK 2021. Alhamdulillah, permintaan kami sudah disetujui oleh Pusat,” ujarnya.

Fitri menjelaskan, saat ini proses pembongkaran sedang dilakukan. Pembongkaran aset pasar dilaksanakan oleh pemenang lelang penghapusan aset. Pembongkaran ini ditarget rampung dalam dua pekan. Selanjutnya, akan dilaksanakan lelang pekerjaan fisik. Saat ini berkas sudah masuk Bagian Barang dan Jasa.

Sebagai tahap awal, pihaknya sudah berkoordinasi dengan paguyuban pedagang, Dinas Perhubungan, Pemerintah Kecamatan Mayangan, dan Babinsa. Terkait upaya penanganan parkir dan pengaturan lalu lintas, keamanan, dan lain-lain. Mengingat kondisi Jalan Serma Abdurahman cukup sempit.

“Pedagang sudah kami siapkan relokasi sementara berupa tenda. Disesuaikan dengan jumlah pedagang yang ada, karena revitalisasi dilakukan menyeluruh,” jelasnya.

KANIGARAN, Radar Bromo – Keinginan Pemkot Probolinggo merevitalisasi Pasar Randu Pangger menggunakan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) Dana Alokasi Khusus (DAK) 2021, bersambut. Kementerian Perdagangan RI memberikan lampu hijau.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan, revitalisasi Pasar Randu Pangger akan dilaksanakan tahun ini. Anggarannya Rp 3 miliar dari Silpa DAK tahun lalu.

“Kami telah berkomunikasi dengan Kementerian Perdagangan, untuk penggunaan Silpa DAK 2021. Alhamdulillah, permintaan kami sudah disetujui oleh Pusat,” ujarnya.

Fitri menjelaskan, saat ini proses pembongkaran sedang dilakukan. Pembongkaran aset pasar dilaksanakan oleh pemenang lelang penghapusan aset. Pembongkaran ini ditarget rampung dalam dua pekan. Selanjutnya, akan dilaksanakan lelang pekerjaan fisik. Saat ini berkas sudah masuk Bagian Barang dan Jasa.

Sebagai tahap awal, pihaknya sudah berkoordinasi dengan paguyuban pedagang, Dinas Perhubungan, Pemerintah Kecamatan Mayangan, dan Babinsa. Terkait upaya penanganan parkir dan pengaturan lalu lintas, keamanan, dan lain-lain. Mengingat kondisi Jalan Serma Abdurahman cukup sempit.

“Pedagang sudah kami siapkan relokasi sementara berupa tenda. Disesuaikan dengan jumlah pedagang yang ada, karena revitalisasi dilakukan menyeluruh,” jelasnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/