alexametrics
27.4 C
Probolinggo
Monday, 15 August 2022

Kesempatan Masuk Sekolah Negeri di Kota Probolinggo Masih Ada

MAYANGAN, Radar Bromo – Jika mengacu jadwal penerimaan peserta didik baru (PPDB) Kota Probolinggo, Selasa ini (5/7) memasuki jadwal pemenuhan pagu bagi sekolah dasar (SD). Lamanya dua hari atau sampai 6 Juli. Sedangkan 7-8 Juli pendaftaran pemenuhan pagu bagi SMP.

Menurut Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo Wawan Soegianto melalui Kabid Pendas Siti Romlah, pasca ditutupnya jalur zonasi serta melihat peserta yang telah melakukan daftar ulang, setidaknya ada 779 pagu untuk SD Negeri yang belum terisi. Dan ada 353 untuk SMP Negeri.

Menurutnya, dari 86 SD yang tersebar di 5 kecamatan yang ada di Kota Probolinggo, dengan jumlah pagu sebanyak 779 tersebut, maka masih ada kesempatan untuk ke sekolah negeri. Semua orang tua yang anaknya belum diterima pada jalur zonasi, dapat segera mungkin ikut jalur pemenuhan pagu tersebut. Termasuk untuk SMP.

“Jadi, di jalur pemenuhan pagu ini, tidak lagi berbciara masalah zonasi. Sehingga wali murid bisa mendaftarkan anaknya di luar zonasi yang ada,” terangnya.

Hanya saja. yang juga perlu menjadi catatan, dengan jumlah lulusan SD sebanyak 4.300 yang kemudian ke SMP Negeri dengan jumlah total pagu 2.208, maka jelas tidak bsia semuanya bisa masuk. Oleh karenanya, ia berharap hal itu juga dipahami oleh wali murid.

Dari sejumlah sekolah SD untuk yang membuka pemenuhan pagu dengan jumlah terkecil yakni SD Negeri Sukabumi 4, SD Negeri Wonoasih 2, SD Negeri Kedopok 1 dan SD Negeri Jrebeng Kulon 2. Keempat SD tersebut hanya kurang 2 siswa saja. Sementara untuk lainnya beragam. Mulai dari 3 hingga 39 atau hampir satu kelas lebih. Sedangkan untuk SMP ada di SMP Negeri 1 dengan jumlah pagu paling sedikit, yakni 18.

MAYANGAN, Radar Bromo – Jika mengacu jadwal penerimaan peserta didik baru (PPDB) Kota Probolinggo, Selasa ini (5/7) memasuki jadwal pemenuhan pagu bagi sekolah dasar (SD). Lamanya dua hari atau sampai 6 Juli. Sedangkan 7-8 Juli pendaftaran pemenuhan pagu bagi SMP.

Menurut Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo Wawan Soegianto melalui Kabid Pendas Siti Romlah, pasca ditutupnya jalur zonasi serta melihat peserta yang telah melakukan daftar ulang, setidaknya ada 779 pagu untuk SD Negeri yang belum terisi. Dan ada 353 untuk SMP Negeri.

Menurutnya, dari 86 SD yang tersebar di 5 kecamatan yang ada di Kota Probolinggo, dengan jumlah pagu sebanyak 779 tersebut, maka masih ada kesempatan untuk ke sekolah negeri. Semua orang tua yang anaknya belum diterima pada jalur zonasi, dapat segera mungkin ikut jalur pemenuhan pagu tersebut. Termasuk untuk SMP.

“Jadi, di jalur pemenuhan pagu ini, tidak lagi berbciara masalah zonasi. Sehingga wali murid bisa mendaftarkan anaknya di luar zonasi yang ada,” terangnya.

Hanya saja. yang juga perlu menjadi catatan, dengan jumlah lulusan SD sebanyak 4.300 yang kemudian ke SMP Negeri dengan jumlah total pagu 2.208, maka jelas tidak bsia semuanya bisa masuk. Oleh karenanya, ia berharap hal itu juga dipahami oleh wali murid.

Dari sejumlah sekolah SD untuk yang membuka pemenuhan pagu dengan jumlah terkecil yakni SD Negeri Sukabumi 4, SD Negeri Wonoasih 2, SD Negeri Kedopok 1 dan SD Negeri Jrebeng Kulon 2. Keempat SD tersebut hanya kurang 2 siswa saja. Sementara untuk lainnya beragam. Mulai dari 3 hingga 39 atau hampir satu kelas lebih. Sedangkan untuk SMP ada di SMP Negeri 1 dengan jumlah pagu paling sedikit, yakni 18.

MOST READ

BERITA TERBARU

/