alexametrics
24C
Probolinggo
Saturday, 23 January 2021

Edukasi Warga dengan Bersepeda, Wali Kota Datangi Kerumunan Bagikan Masker

KADEMANGAN, Radar Bromo – Booming bersepeda dimanfaatkan Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin untuk mengedukasi pentingnya memakai masker dan menjaga kebersihan di masa pandemi Covid-19. Sabtu (4/7) sore, Wali Kota bersepeda sekaligus mengedukasi warga agar terus disiplin memakai masker.

Menurutnya, pandemi Covid-19 tidak bisa diprediksi kapan berakhir. Sehingga, tidak mungkin pemerintah terus menerus membatasi dan melarang warganya beraktivitas. Yang bisa dilakukan pemerintah yaitu memberikan edukasi agar masyarakat secara sukarela disiplin memakai masker dan menjaga kebersihan.

Edukasi dengan bersepeda itu rencananya akan dilakukan rutin ke sejumlah titik. Terutama titik yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat. Kemarin, Wali Kota mendatangi sejumlah titik.

Tidak sendirian, Wali Kota bersepeda dengan ditemani awak media berkeliling. Mulai Alun-alun Kota Probolinggo, Stadion Bayuangga, Taman Maramis, dan Bundaran Gladser. Di tiap titik itu, Wali Kota membagikan masker pada warga. Setidaknya sekitar 450 masker dibagikan kepada warga yang didapati sedang berkerumun dan tak pakai masker.

“Untuk mengubah kebiasaan memang sulit. Namun, sebagai pemerintah harus sabar dan terus berusaha memberikan edukasi kepada masyarakat. Sehingga, harapannya lambat laun masyarakat akan sadar akan pentingnya menjaga kesehatan,” katanya.

Namun, semua usaha itu menurutnya tetap bergantung pada kesadaran masyarakatnya. Sebab, pencegahan yang paling ampuh untuk memutus jaringan Covid-19 adalah kesadaran masyarakat hidup dengan cara sehat.

Martiatun Annisa, 37, warga Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok, yang sore itu mendapatkan masker dari Wali Kota Hadi di Taman Maramis mengaku senang. Perempuan yang sedang mengantarkan anaknya bermain di Taman Maramis itu sadar, penggunaan masker penting agar terhindar dari Covid-19.

Namun, dia mengakui seminggu terakhir jarang pakai masker. Sebab, merasa bosan dengan kondisi yang ada.

“Jujur saya dan anak-anak disiplin pakai masker. Tapi, semakin hari mulai bosan dan tidak mikir pakai masker lagi. Yah, beruntunglah bisa ketemu Pak Wali dan diberikan masker. Paling tidak semangat untuk bermasker lagi mulai muncul,” tutur ibu tiga anak ini. (rpd/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU