alexametrics
26.8 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Mau Kirim Solar ke Pasuruan, Terguling di Soehat Probolinggo

MAYANGAN, Radar Bromo – Sebuah pikap bermuatan belasan jeriken solar terguling di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Probolinggo. Dari belasan jeriken, tiga jeriken berkapasitas 20-25 liter solar tumpah ke jalan. Jalan pun licin.

Kecelakaan ini terjadi di sekitar traffic light di sisi barat pertigaan Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Slamet Riyadi, Kota Probolinggo. Tak jauh dari Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur 10) Probolinggo. Informasinya, belasan jeriken solar itu akan dikirim ke Pasuruan.

Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Kota Aiptu Eko Yuli Juliavianto mengatakan, dari informasi sementara, solar itu diperoleh dari SPBU di wilayah Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Rencananya akan dikirim ke Pasuruan untuk keperluan pertanian.

“Untuk jelasnya masih didalami oleh anggota piket. Yang jelas, kami menangani proses lakanya. Masalah solarnya nantinya ditangani bidangnya, Reskrim,” ujarnya.

Pikap bernopol N 8902 RH ini dikemudikan oleh Soni, 35, warga Kelurahan/Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Melaju cukup kencang dari timur di Jalan Soekarno Hatta. Mendadak dari Jalan Slamet Riyadi, muncul pengendara motor. Ia menyeberang dan berbelok ke timur. Soni pun banting setir ke kanan jalan.

Akibatnya, salah satu roda pikap naik ke trotoar dan menabrak pot bunga di sisi utara jalan. Pikap putih itu pun terguling. “Saat itu ada sekitar tiga jeriken yang solarnya tumpah. Perkiraan satu jeriken berisi 20-25 liter solar,” katanya.

Akibat tumpahan solar, jalan menjadi licih. Karenanya, Satlantas menghubungi pemadam kebakaran (damkar) untuk membantu membersihkan jalan. “Kami minta bantuan pihak KTI (PT Kutai Timber Indonesia) untuk diberikan sekam. Alhamudulillah ada, setelah disiram dikasih sekam biar tidak licin dan membahayakan pengendara lain,” katanya.

MAYANGAN, Radar Bromo – Sebuah pikap bermuatan belasan jeriken solar terguling di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Probolinggo. Dari belasan jeriken, tiga jeriken berkapasitas 20-25 liter solar tumpah ke jalan. Jalan pun licin.

Kecelakaan ini terjadi di sekitar traffic light di sisi barat pertigaan Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Slamet Riyadi, Kota Probolinggo. Tak jauh dari Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur 10) Probolinggo. Informasinya, belasan jeriken solar itu akan dikirim ke Pasuruan.

Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Kota Aiptu Eko Yuli Juliavianto mengatakan, dari informasi sementara, solar itu diperoleh dari SPBU di wilayah Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Rencananya akan dikirim ke Pasuruan untuk keperluan pertanian.

“Untuk jelasnya masih didalami oleh anggota piket. Yang jelas, kami menangani proses lakanya. Masalah solarnya nantinya ditangani bidangnya, Reskrim,” ujarnya.

Pikap bernopol N 8902 RH ini dikemudikan oleh Soni, 35, warga Kelurahan/Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Melaju cukup kencang dari timur di Jalan Soekarno Hatta. Mendadak dari Jalan Slamet Riyadi, muncul pengendara motor. Ia menyeberang dan berbelok ke timur. Soni pun banting setir ke kanan jalan.

Akibatnya, salah satu roda pikap naik ke trotoar dan menabrak pot bunga di sisi utara jalan. Pikap putih itu pun terguling. “Saat itu ada sekitar tiga jeriken yang solarnya tumpah. Perkiraan satu jeriken berisi 20-25 liter solar,” katanya.

Akibat tumpahan solar, jalan menjadi licih. Karenanya, Satlantas menghubungi pemadam kebakaran (damkar) untuk membantu membersihkan jalan. “Kami minta bantuan pihak KTI (PT Kutai Timber Indonesia) untuk diberikan sekam. Alhamudulillah ada, setelah disiram dikasih sekam biar tidak licin dan membahayakan pengendara lain,” katanya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/