alexametrics
25.3 C
Probolinggo
Thursday, 19 May 2022

Rapid Antigen Masal di Kab Probolinggo Batal Digelar Serentak

DRINGU, Radar BromoRencana rapid antigen di Kabupaten Probolinggo harus rampung akhir bulan ini. Rencana pelaksanaan serentak pun berubah. Mengingat, tujuh kecamatan zona merah dijatah 1.000 rapid antigen masal. Sehingga, pelaksanaan rapid antigen masal tidak menunggu Senin depan (11/1).

Hal itu disampaikan dr. Dewi Vironica selaku Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo. Saat dikonfirmasi kemarin (4/1), rencana rapid antigen secara masal tidak jadi dimulai serentak Senin mendatang. Sudah ada beberapa kecamatan yang mulai rapid antigen secara masal, terutama tujuh kecamatan zona merah.

”Rencana awal rapid antigen secara masal akan dilakukan serentak Senin depan, 11 Januari. Tapi karena ditargetkan 2 minggu sejak Senin depan (11/1) harus rampung, jadi tidak dimulai serentak,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Dewi menjelaskan, sudah ada beberapa kecamatan zona merah yang mulai rapid antigen secara masal. Tentunya adalah daerah yang sudah siap. Beberapa puskesmas yang belum jalan, lantaran masih tahap koordinasi. Tetapi, mereka sudah ada data siapa-siapa yang akan dirapid antigen.

”Ada tujuh sasaran rapid antigen masal. Mulai mereka yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19, mereka yang bergejala, pemukiman padat penduduk, pelaku perjalanan, termasuk pedagang pasar,” terangnya. (mas/fun)

DRINGU, Radar BromoRencana rapid antigen di Kabupaten Probolinggo harus rampung akhir bulan ini. Rencana pelaksanaan serentak pun berubah. Mengingat, tujuh kecamatan zona merah dijatah 1.000 rapid antigen masal. Sehingga, pelaksanaan rapid antigen masal tidak menunggu Senin depan (11/1).

Hal itu disampaikan dr. Dewi Vironica selaku Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo. Saat dikonfirmasi kemarin (4/1), rencana rapid antigen secara masal tidak jadi dimulai serentak Senin mendatang. Sudah ada beberapa kecamatan yang mulai rapid antigen secara masal, terutama tujuh kecamatan zona merah.

”Rencana awal rapid antigen secara masal akan dilakukan serentak Senin depan, 11 Januari. Tapi karena ditargetkan 2 minggu sejak Senin depan (11/1) harus rampung, jadi tidak dimulai serentak,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Dewi menjelaskan, sudah ada beberapa kecamatan zona merah yang mulai rapid antigen secara masal. Tentunya adalah daerah yang sudah siap. Beberapa puskesmas yang belum jalan, lantaran masih tahap koordinasi. Tetapi, mereka sudah ada data siapa-siapa yang akan dirapid antigen.

”Ada tujuh sasaran rapid antigen masal. Mulai mereka yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19, mereka yang bergejala, pemukiman padat penduduk, pelaku perjalanan, termasuk pedagang pasar,” terangnya. (mas/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/