alexametrics
24C
Probolinggo
Monday, 18 January 2021

Retribusi Angkot di Sub Terminal Jorongan Naik Seribu

LECES,Radar Bromo– Retribusi angkutan umum yang melintas di Terminal Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, dievaluasi. Dinas Perhubungan ( Dishub) Kabupaten Probolinggo, merencanakan tarif retribusinya akan dinaikkan lipat dua. Yakni, dari Rp 1.000 menjadi Rp 2.000.

Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto mengatakan, ada hal yang perlu dievaluasi terkait Sub Terminal Jorongan. Salah satunya retribusi angkot yang sudah tidak relevan digunakan untuk kondisi tahun ini. “Retribusi angkot di Terminal Jorongan hanya Rp 1.000. Retribusi seribu dengan kondisi sekarang sudah tidak relevan,” katanya, kemarin.

Karenanya, Heri mengaku berencana tahun depan mengubah nilai retribusinya. Yakni, melalui perubahan peraturan daerah terkait retribusi jasa transportasi. “Kami akan ubah retribusi angkot itu tahun depan,” ujarnya.

Selama ini, kata Heri, Sub Terminal Jorongan menjadi salah satub sumber pendapatan asli daerah (PAD) meski nilainnya tidak besar. Dengan nilai retribusi angkot Rp 1.000, tiap tahunnya ditarget bisa menyumbang PAD Rp 45 juta. “Terdampak pandemi Covid-19, realisasi target retribusi angkot di Sub Terminal Jorongan, sekitar 70 persen,” ujarnya.

Adanya pandemic Covid-19, menurut Heri, sangat berpengaruh terhadap angkutan umum atau mobil penumpang umum (MPU). Mengingat, warga yang naik MPU untuk bepergian sangat minim. Karena penumpang sepi, banyak MPU yang tidak beroperasi. “Semoga saja di tengah pandami, masa pemulihan ekonomi dan new normal, penumpang MPU makin ramai kembali,” harapnya. (mas/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU