alexametrics
28.1 C
Probolinggo
Sunday, 3 July 2022

Baru 23 Madrasah di Kota Probolinggo Gelar Tatap Muka

KANIGARAN, Radar Bromo – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Probolinggo terus mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di lembaga di bawah naungannya. Sejauh ini ada 23 lembaga dari berbagai jenjang yang melaksanakan PTM. Banyak lembaga yang belum memenuhi syarat.

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Probolinggo Ahmad Zaini mengatakan, awalnya PTM diujicobakan sejak 13 September sampai 2 Oktober. Jumlah madrasah yang menggelar PTM masih sama. “Saat ini ada 23 lembaga berbagai jenjang di bawah Kemenag Kota Probolinggo yang menggelar PTM,” katanya.

Sebelum PTM dimulai, pihaknya telah mengusulkan sejumlah lembaga. Di antaranya Raudlatul Atfal (RA) sebanyak 30 lembaga dan yang memenuhi syarat 6 lembaga. Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebanyak 27 lembaga dan yang memenuhi syarat 9 lembaga. Madrasah Tsanawiyah (MTs) 18 lembaga dan yang memenuhi syarat 5 lembaga.

Sementara, Madrasah Aliyah (MA) ada 14 lembaga. Tetapi, yang dinyatakan memenuhi syarat hanya 3 lembaga. “Lembaga dikatakan memenuhi syarat apabila protokol kesehatan di sekolah sudah disediakan dengan baik. Maka, kami rekomendasikan,” katanya.

Dalam pelaksanaan PTM, setiap kelas juga dibatasi 50 persen. Serta, harus menyiapkan sarana protokol kesehatan, mengatur alur keluar masuk siswa, dan jam pelajaran per sesi atau selang-seling hari.

KANIGARAN, Radar Bromo – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Probolinggo terus mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di lembaga di bawah naungannya. Sejauh ini ada 23 lembaga dari berbagai jenjang yang melaksanakan PTM. Banyak lembaga yang belum memenuhi syarat.

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Probolinggo Ahmad Zaini mengatakan, awalnya PTM diujicobakan sejak 13 September sampai 2 Oktober. Jumlah madrasah yang menggelar PTM masih sama. “Saat ini ada 23 lembaga berbagai jenjang di bawah Kemenag Kota Probolinggo yang menggelar PTM,” katanya.

Sebelum PTM dimulai, pihaknya telah mengusulkan sejumlah lembaga. Di antaranya Raudlatul Atfal (RA) sebanyak 30 lembaga dan yang memenuhi syarat 6 lembaga. Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebanyak 27 lembaga dan yang memenuhi syarat 9 lembaga. Madrasah Tsanawiyah (MTs) 18 lembaga dan yang memenuhi syarat 5 lembaga.

Sementara, Madrasah Aliyah (MA) ada 14 lembaga. Tetapi, yang dinyatakan memenuhi syarat hanya 3 lembaga. “Lembaga dikatakan memenuhi syarat apabila protokol kesehatan di sekolah sudah disediakan dengan baik. Maka, kami rekomendasikan,” katanya.

Dalam pelaksanaan PTM, setiap kelas juga dibatasi 50 persen. Serta, harus menyiapkan sarana protokol kesehatan, mengatur alur keluar masuk siswa, dan jam pelajaran per sesi atau selang-seling hari.

MOST READ

BERITA TERBARU

/