Waduh, Ketua KPU Kota Probolinggo Dicatut Penipu

MAYANGAN, Radar Bromo – Nama dan foto Ketua KPU Kota Probolinggo, Ahmad Hudri kembali digunakan orang tak bertanggung jawab untuk menipu. Modusnya, pelaku menawarkan sejumlah barang yang akan dilelang oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

Korbannya adalah Singgih Wijanarko, 55, warga Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Kamis (30/7) lalu, Singgih mengaku di-WhatsApp oleh nomor tidak dikenal. Namun, nama dan foto profilnya Hudri. “Saya lihat fotonya Pak Hudri. Akhirnya, salam dari WA tersebut saya jawab,” ujar Singgih.

Menurutnya, pesan WA itu menawarkan barang lelang dari KPKNL. Tertarik, Singgih sepakat ikut lelang Kijang Inova 2.4G seharga Rp 250 juta. Karena syaratnya harus membayar 30 persen dulu, ia menelepon langsung nomor yang mengirim WA untuk menanyakan kejelasannya.

“Saat saya telepon kok suaranya bukan Pak Hudri. Saya kenal suaranya Pak Hudri. Akhirnya, saya curiga. Namun, tetap meladeninya. Setelah selesai, saya telepon Pak Hudri asli. Ia bilang itu tidak benar dan penipuan. Untung, soalnya saya juga belum transfer 30 persennya,” ujar Singgih.

Menyikapi itu, Hudri memastikan masih menjadi ketua KPU dan tidak pernah menjadi petugas lelang. Karenanya, apabila ada yang mencatut namanya, minta diabaikan. Apalagi menawarkan lelang dari KPKNL.

Hudri mengaku juga mengecek program lelang mobil di KPKNL, ternyata tidak ada. Di sana juga sudah ada peringatan terkait modus penipuan dengan mengatasnamakan orang-orang tertentu.

“Itu bukan nomor saya. Sebelumnya, juga pernah ada yang demikian. Saya berharap masyarakat melakukan kroscek terlebih dahulu bila ada tawaran yang mengatasnamakan orang atau instansi tertentu,” ujar Hudri. (rpd/rud/fun)