Ini Mekanisme-Tahapan PPDB Online Sekolah di Kota Probolinggo

MAYANGAN, Radar Bromo – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Kota Probolinggo dipastikan digelar online. Baik itu untuk TK, SD, dan SMP.

“Untuk SD, kami sudah menjalankan ketiga kalinya PPDB secara online. Sementara untuk SMP sudah keempat kalinya. Artinya, PPDB secara online tahun ini lancar dan tidak akan ada kendala signifikan,” terang kepala Disdikbud Kota Probolinggo Moch. Maskur.

Dijelaskannya, PPDB SD Negeri dibuka untuk empat jalur. Yaitu, anak berkebutuhan khusus (ABK), jalur kepindahan tugas orang tua, jalur zonasi, dan jalur pemenuhan pagu. Untuk SMP sama. Namun, ada tambahan jalur prestasi.

“Persentase paling tinggi untuk PPDB SD yaitu jalur zonasi sebesar 90 persen. Sisanya, jalur ABK 5 persen, jalur kepindahan tugas orang tua 5 persen,” bebernya.

Sementara untuk SMP, jalur zonasi persentasenya hanya 60 persen. Selanjutnya, 30 persen jalur prestasi dan 10 persen jalur ABK dan kepindahan tugas orang tua.

Kabid Pendidikan Dasar dan Menengah (Pendas) di Disdikbud Kota Probolinggo Budi Wahyu Rianto menambahkan, PPDB untuk tiap jalur itu ada jadwal khusus. Jalur ABK dan kepindahan tugas orang tua serta jalur prestasi untuk SMP, digelar pada 8 – 12 Juni 2020. Mulai pukul 08.00 hingga 12.00.

Lalu, jalur zonasi tanggal 22 Juni – 26 Juni. Mulai pukul 08.00 hingga 12.00. Kemudian untuk jalur pemenuhan pagu, tanggal 7 – 10 Juli. Jalur ini dibuka usai pendaftaran, saat masih ada sekolah yang belum memenuhi pagu.

“Untuk jalur pemenuhan pagu ini dilakukan secara offline dan tidak tergantung zonasi. Namun, bagi siswa yang sebelumnya telah mendaftarkan diri secara online dan diterima di salah satu sekolah, secara sistem tidak bisa lagi mendaftarakan diri di jalur pemenuhan pagu ini,” katanya.

Selanjutnya, digelar pengumuman. Pengumuman PPDB jalur ABK, kepindahan tugas orang tua, dan jalur prestasi dilakukan 19 Juni 2020. Kemudian ada masa uji publik jalur zonasi pada 29-3 Juli 2020.

Lalu, pada 6 Juli pengumuman jalur zonasi. Tanggal 8-10 Juli daftar ulang serta tanggal 13 Juli hari pertama masuk sekolah jika memungkinkan. (rpd/hn)