alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Satlantas Polresta Probolinggo Belum Bisa Tindak Truk Masuk Kota

MAYANGAN, Radar Bromo – Masih seringkali ada truk yang masuk jalan protokol di Kota Probolinggo. Seperti yang terlihat di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Minggu (3/4). Meski secara aturan tidak boleh, Satlantas Polres Probolinggo Kota belum bisa menindak.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, truk ini melintas dari arah Jalan Soekarno Hatta. Lalu setibanya di perempatan Brak, truk berbelok ke arah utara melewati Jalan DI Panjaitan. Kemudian truk menuju arah Kecamatan Mayangan.

Kasatlantas Polres Probolinggo Kota, AKP Roni Faslah mengakui, truk tersebut melanggar rambu lalu lintas. Sebab secara aturan, kendaraan besar seperti truk dan bus tidak boleh lewat jalan dalam kota. Mereka seharusnya berbelok di perempatan Pilang dan masuk ke jalur lingkar utara (JLU).

“Kalau aturannya jelas tidak boleh. Cuma mau bagaimana lagi, banyak garasi truk dan bus yang ada di dalam kota. Jadi sementara kami belum bisa memberikan tindakan,” ungkapnya.

Perwira dengan tiga setrip di pundaknya ini menyebut, kondisi Kota Probolinggo tidak memungkinkan untuk memberikan tindakan pada truk yang masuk kota. Sebab, banyak garasi truk dan bus yang ada di dalam kota.

Seharusnya memang, garasi bus atau truk tidak di dalam kota. Karena itulah, pihak kepolisian harus melaksanakan azas keseimbangan.

“Kalau Kota Probolinggo sudah lebih tertata seperti Kota Surabaya, ya harus ditegakkan. Banyak kendala di Kota Probolinggo untuk menegaskkan. Jadi, kami harus adil karena kondisi kota seperti ini,” terang Roni.

MAYANGAN, Radar Bromo – Masih seringkali ada truk yang masuk jalan protokol di Kota Probolinggo. Seperti yang terlihat di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Minggu (3/4). Meski secara aturan tidak boleh, Satlantas Polres Probolinggo Kota belum bisa menindak.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, truk ini melintas dari arah Jalan Soekarno Hatta. Lalu setibanya di perempatan Brak, truk berbelok ke arah utara melewati Jalan DI Panjaitan. Kemudian truk menuju arah Kecamatan Mayangan.

Kasatlantas Polres Probolinggo Kota, AKP Roni Faslah mengakui, truk tersebut melanggar rambu lalu lintas. Sebab secara aturan, kendaraan besar seperti truk dan bus tidak boleh lewat jalan dalam kota. Mereka seharusnya berbelok di perempatan Pilang dan masuk ke jalur lingkar utara (JLU).

“Kalau aturannya jelas tidak boleh. Cuma mau bagaimana lagi, banyak garasi truk dan bus yang ada di dalam kota. Jadi sementara kami belum bisa memberikan tindakan,” ungkapnya.

Perwira dengan tiga setrip di pundaknya ini menyebut, kondisi Kota Probolinggo tidak memungkinkan untuk memberikan tindakan pada truk yang masuk kota. Sebab, banyak garasi truk dan bus yang ada di dalam kota.

Seharusnya memang, garasi bus atau truk tidak di dalam kota. Karena itulah, pihak kepolisian harus melaksanakan azas keseimbangan.

“Kalau Kota Probolinggo sudah lebih tertata seperti Kota Surabaya, ya harus ditegakkan. Banyak kendala di Kota Probolinggo untuk menegaskkan. Jadi, kami harus adil karena kondisi kota seperti ini,” terang Roni.

MOST READ

BERITA TERBARU

/