alexametrics
25.3 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Pemkot Probolinggo Bakal Bentuk BUMD Pelabuhan

MAYANGAN, Radar Bromo – Pemkot Probolinggo menargetkan tahun ini telah membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pelabuhan. Berbeda dengan BUMD pelabuhan milik Pemprov Jatim, BUMD yang dikelola pemkot akan lebih fokus penyediaan alat transportasi.

Hal ini diungkapkan Asisten Perekonomian Pembangunan Pemkot Probolinggo Setyorini Sayekti. “Dengan berkembangnya Pelabuhan Probolinggo, Kota Probolinggo tidak hanya jadi penonton saja. Pemkot juga proaktif dengan menerapkan sistem B to B (bussiner to bussines). Karena PT Delta Artha Bahari Nusantara (DABN) milik Pemprov Jatim di Kota Probolinggo akan ada BUMD pelabuhan milik Kota Probolinggo,” ujarnya, Kamis (31/12).

Kajian tentang Badan Usaha Pelabuhan (BUP) telah dilakukan Bappeda Litbang Pemkot Probolinggo. Selain membentuk Badan Usaha Pelabuhan, juga menyusun regulasi penyertaan modal.

“Pembentukan Badan Usaha Pelabuhan dan penyusunan regulasi penyertaan modal akan dilakukan tahun 2021. Dengan adanya BUP Kota Probolinggo, kerja sama bisa lebih cepat. Menjalani investasi lebih cepat,” terangnya.

Disinggung mengenai jenis usaha yang akan dilakukan BUP Kota Probolinggo, Rini –begitu ia biasa disapa, menjelaskan, telah dilakukan diskusi antara Pemkot Probolinggo dengan PT DABN mengenai jenis usaha BUP Kota Probolinggo. “Kemarin sudah diskusi dengan PT DABN agar tidak overlapping, sesuai kajian Bappeda Litbang adalah untuk penyediaan jasa transportasi dan fasilitasi bongkar muat,” terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkot Probolinggo berencana membentuk 2 BUMD baru. Yaitu, BUMD Pasar dan BUMD Pelabuhan. BUMD Pelabuhan ada kerja sama dengan Pemprov Jatim untuk penentuan tugas-tugas BUMD.

“Untuk BUMD Pelabuhan ini rencananya akan ada MoU dengan Pemprov Jatim. Nantinya mana tugas BUMD Provinsi dan BUMD dari Kota Probolinggo. Tapi, seperti apa tugas-tugasnya masih akan dibahas lagi,” ujar Kepala Bappeda Litbang Kota Probolinggo Rey Suwigtyo, beberapa waktu lalu.

Sebagai BUMD, badan usaha ini akan berbentuk Perumda untuk BUMD Pasar. Sedangkan, PT untuk BUMD Pelabuhan, pengelolaannya bukan dari PNS. Melainkan dari orang-orang profesional. “Seperti saat ini PDAM itu kan tidak diisi PNS, tapi orang-orang profesional. Diharapkan dengan dikelola sebagai BUMD, bisa bekerja dengan sistem swasta. Memangkas birokrasi juga,” jelasnya. (put/rud)

MAYANGAN, Radar Bromo – Pemkot Probolinggo menargetkan tahun ini telah membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pelabuhan. Berbeda dengan BUMD pelabuhan milik Pemprov Jatim, BUMD yang dikelola pemkot akan lebih fokus penyediaan alat transportasi.

Hal ini diungkapkan Asisten Perekonomian Pembangunan Pemkot Probolinggo Setyorini Sayekti. “Dengan berkembangnya Pelabuhan Probolinggo, Kota Probolinggo tidak hanya jadi penonton saja. Pemkot juga proaktif dengan menerapkan sistem B to B (bussiner to bussines). Karena PT Delta Artha Bahari Nusantara (DABN) milik Pemprov Jatim di Kota Probolinggo akan ada BUMD pelabuhan milik Kota Probolinggo,” ujarnya, Kamis (31/12).

Kajian tentang Badan Usaha Pelabuhan (BUP) telah dilakukan Bappeda Litbang Pemkot Probolinggo. Selain membentuk Badan Usaha Pelabuhan, juga menyusun regulasi penyertaan modal.

“Pembentukan Badan Usaha Pelabuhan dan penyusunan regulasi penyertaan modal akan dilakukan tahun 2021. Dengan adanya BUP Kota Probolinggo, kerja sama bisa lebih cepat. Menjalani investasi lebih cepat,” terangnya.

Disinggung mengenai jenis usaha yang akan dilakukan BUP Kota Probolinggo, Rini –begitu ia biasa disapa, menjelaskan, telah dilakukan diskusi antara Pemkot Probolinggo dengan PT DABN mengenai jenis usaha BUP Kota Probolinggo. “Kemarin sudah diskusi dengan PT DABN agar tidak overlapping, sesuai kajian Bappeda Litbang adalah untuk penyediaan jasa transportasi dan fasilitasi bongkar muat,” terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkot Probolinggo berencana membentuk 2 BUMD baru. Yaitu, BUMD Pasar dan BUMD Pelabuhan. BUMD Pelabuhan ada kerja sama dengan Pemprov Jatim untuk penentuan tugas-tugas BUMD.

“Untuk BUMD Pelabuhan ini rencananya akan ada MoU dengan Pemprov Jatim. Nantinya mana tugas BUMD Provinsi dan BUMD dari Kota Probolinggo. Tapi, seperti apa tugas-tugasnya masih akan dibahas lagi,” ujar Kepala Bappeda Litbang Kota Probolinggo Rey Suwigtyo, beberapa waktu lalu.

Sebagai BUMD, badan usaha ini akan berbentuk Perumda untuk BUMD Pasar. Sedangkan, PT untuk BUMD Pelabuhan, pengelolaannya bukan dari PNS. Melainkan dari orang-orang profesional. “Seperti saat ini PDAM itu kan tidak diisi PNS, tapi orang-orang profesional. Diharapkan dengan dikelola sebagai BUMD, bisa bekerja dengan sistem swasta. Memangkas birokrasi juga,” jelasnya. (put/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/