alexametrics
25.6 C
Probolinggo
Saturday, 21 May 2022

Bromo Ditutup Total selama PPKM Darurat

SUKAPURA, Radar Bromo – Semua wisata di Kabupaten Probolinggo ditutup selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Darurat. Termasuk wisata internasional kawasan Bromo, Tengger, Semeru.

Penutupan kawasan wisata Bromo, Tengger, Semeru itu tertuang dalam surat pengumuman yang dirilis Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Dalam surat tertanggal 2 Juli itu disebutan, seluruh objek dan daya tarik wisata alam di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ditutup total. Penutupan berlaku mulai 3 sampai 20 Juli.

Hal yang sama juga berlaku untuk wisata di Kabupaten Probolinggo. Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Budaya (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto menjelaskan, penutupan dilakukan sesuai Inmendagri terbaru, Nomor 15/2021. Di situ disebutkan, Kabupaten Probolinggo juga harus menerapkan PPKM Darurat.

Semua poin-poin Inmendagri itu, semua tempat wisata dan seni budaya ditutup sementara. Karena itu, semua tempat wisata di Kabupaten Probolinggo ditutup sementara. Penutupan dilakukan selama PPKM Darurat tanggal 3–20 Juli 2021.

”Yang pasti, jika sesuai Inmendagri terbaru, Kabupaten Probolinggo masuk daerah yang harus menerapkan PPKM Darurat. Secara otomatis tempat wisata juga harus ditutup sementara,” katanya.

Pihaknya juga sudah koordinasi dengan Balai Besar TNBTS. TNBTS menurutnya akan menutup wisata Bromo. ”Penutupan wisata Bromo itu harus dilakukan serentak dari empat pintu daerah. Tidak mungkin daerah lain tutup, satu daerah buka. Jadi Bromo juga tutup,” terangnya. (mas/hn)

SUKAPURA, Radar Bromo – Semua wisata di Kabupaten Probolinggo ditutup selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Darurat. Termasuk wisata internasional kawasan Bromo, Tengger, Semeru.

Penutupan kawasan wisata Bromo, Tengger, Semeru itu tertuang dalam surat pengumuman yang dirilis Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Dalam surat tertanggal 2 Juli itu disebutan, seluruh objek dan daya tarik wisata alam di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ditutup total. Penutupan berlaku mulai 3 sampai 20 Juli.

Hal yang sama juga berlaku untuk wisata di Kabupaten Probolinggo. Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Budaya (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto menjelaskan, penutupan dilakukan sesuai Inmendagri terbaru, Nomor 15/2021. Di situ disebutkan, Kabupaten Probolinggo juga harus menerapkan PPKM Darurat.

Semua poin-poin Inmendagri itu, semua tempat wisata dan seni budaya ditutup sementara. Karena itu, semua tempat wisata di Kabupaten Probolinggo ditutup sementara. Penutupan dilakukan selama PPKM Darurat tanggal 3–20 Juli 2021.

”Yang pasti, jika sesuai Inmendagri terbaru, Kabupaten Probolinggo masuk daerah yang harus menerapkan PPKM Darurat. Secara otomatis tempat wisata juga harus ditutup sementara,” katanya.

Pihaknya juga sudah koordinasi dengan Balai Besar TNBTS. TNBTS menurutnya akan menutup wisata Bromo. ”Penutupan wisata Bromo itu harus dilakukan serentak dari empat pintu daerah. Tidak mungkin daerah lain tutup, satu daerah buka. Jadi Bromo juga tutup,” terangnya. (mas/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/