alexametrics
26.3 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Dua Tahun Perbaikan Jalan Terkendala Refocusing

TEGALSIWALAN, Radar Bromo – Kondisi jalan kabupaten Desa Paras, Tegalsiwalan–Desa Klenang, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, banyak yang mulai butuh perhatian. Rusak parah. Ternyata, dua tahun rencana perbaikannya tak kunjung terealisasi. Anggarannya tergerus untuk penanganan Covid-19.

Tahun ini, Pemkab Probolinggo kembali berencana memperbaikinya. Jalan ini dianggarkan sekitar Rp 610 juta dari APBD 2022. Perbaikannya tidak total. Hanya titik-titik kerusakan.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, kerusakan jalan sudah mulai dirasakan dari Pertigaan Jalan Raya Malasan, Kecamatan Tegalsiwalan. Jalan penghubung Kecamatan Tegalsiwalan, Kecamatan Banyuanyar, Kecamatan Gading, dan Kecamatan Pajarakan, itu banyak berlubang.

Kerusakannya cukup parah. Banyak ditemukan lubang berukuran besar. Karena itu, banyak pengguna jalan yang harus mengurangi kecepatannya, memilih titik jalan yang tidak rusak.

Camat Tegalsiwalan A’at Kardono mengakui jika jalan di wilayahnya rusak dan butuh penanganan. Sejak dua tahun lalu, Pemkab sudah merencanakan perbaikannya.

Pada awal 2020, A’at mengaku mendapatkan informasi terkait rencana perbaikan jalur akses utama ekonomi itu dengan jalan hotmix. Namun, ternyata Maret 2020 terjadi pandemi Covid-19. Anggaran rencana perbaikan jalan itu pun terkena refocusing untuk penanganan Covid-19. Karenanya, rencana perbaikan gagal.

“Sejak awal kami sudah berupaya jalan kabupaten penghubung antarkecamatan jalur dari arah Lumajang, itu diperbaiki. Sempat direncanakan dan dialokasikan perbaikan tahun 2020. Tapi, terkena refocusing Covid-19,” katanya, Sabtu (2/4).

TEGALSIWALAN, Radar Bromo – Kondisi jalan kabupaten Desa Paras, Tegalsiwalan–Desa Klenang, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, banyak yang mulai butuh perhatian. Rusak parah. Ternyata, dua tahun rencana perbaikannya tak kunjung terealisasi. Anggarannya tergerus untuk penanganan Covid-19.

Tahun ini, Pemkab Probolinggo kembali berencana memperbaikinya. Jalan ini dianggarkan sekitar Rp 610 juta dari APBD 2022. Perbaikannya tidak total. Hanya titik-titik kerusakan.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, kerusakan jalan sudah mulai dirasakan dari Pertigaan Jalan Raya Malasan, Kecamatan Tegalsiwalan. Jalan penghubung Kecamatan Tegalsiwalan, Kecamatan Banyuanyar, Kecamatan Gading, dan Kecamatan Pajarakan, itu banyak berlubang.

Kerusakannya cukup parah. Banyak ditemukan lubang berukuran besar. Karena itu, banyak pengguna jalan yang harus mengurangi kecepatannya, memilih titik jalan yang tidak rusak.

Camat Tegalsiwalan A’at Kardono mengakui jika jalan di wilayahnya rusak dan butuh penanganan. Sejak dua tahun lalu, Pemkab sudah merencanakan perbaikannya.

Pada awal 2020, A’at mengaku mendapatkan informasi terkait rencana perbaikan jalur akses utama ekonomi itu dengan jalan hotmix. Namun, ternyata Maret 2020 terjadi pandemi Covid-19. Anggaran rencana perbaikan jalan itu pun terkena refocusing untuk penanganan Covid-19. Karenanya, rencana perbaikan gagal.

“Sejak awal kami sudah berupaya jalan kabupaten penghubung antarkecamatan jalur dari arah Lumajang, itu diperbaiki. Sempat direncanakan dan dialokasikan perbaikan tahun 2020. Tapi, terkena refocusing Covid-19,” katanya, Sabtu (2/4).

MOST READ

BERITA TERBARU

/