alexametrics
31C
Probolinggo
Friday, 22 January 2021

Alat Bantu Pernapasan Dilepas, Kondisi Wawali Subri Membaik

KANIGARAN, Radar Bromo – Setelah menjalani sejumlah perawatan di RS dr Soetomo Surabaya, kondisi Wakil Wali Kota Probolinggo, Moch Soufis Subri saat ini kian membaik. Bahkan, Selasa (1/12) alat extracorporeal membrane oxygenation (ECMO) atau oksigenasi membran extracorporeal yang sebelumnya digunakan sudah dilepas.

Berita baik ini disampaikan Plt Dirut RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo, dr Abraar HS Kuddah, Selasa. Menurutnya, kemarin alat ecmo yang sebelumnya digunakan Wakil Wali Kota Subri (panggilannya) sebagai alat bantu pernapasan sudah dilepas. Dengan demikian, dapat dikatakan kondisinya mulai membaik.

“Kabarnya hari ini alat ecmo yang digunakan Pak Subri dilepas,” bebernya.

Alat ecmo menurut dr Abraar merupakan alat medis yang bertindak sebagai pengganti fungsi jantung dan paru-paru. Alat ini digunakan untuk membantu pasien Covid-19 dalam penyembuhan.

Ecmo sendiri terdiri atas sebuah pompa dan beberapa tabung. Pompa akan menarik darah dari pasien melalui tabung, memompa darah melalui membrane oxygenator, kemudian kembali ke pasien. Membran oxygenator dalam hal ini, bertindak seperti paru-paru, yaitu menambahkan oksigen dan mengeluarkan karbondioksida dari darah.

Alat tersebut menggantikan fungsi jantung atau paru- paru yang lemah, selagi tim dokter memulihkan jantung atau paru-paru yang terserang penyakit. Sampai akhirnya bisa berfungsi normal seperti sedia kala.

Hal senada diungkapkan Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin. Menurutnya, keseriusan pemerintah dalam memerangi Covid-19 cukup besar. Bahkan, demi kesembuhan Wawali Kota Subri, dipasangkan alat ecmo tersebut. Tujuannya agar paru-paru dan jantung Wawali Kota Subri bisa diistirahatkan. Dengan demikian, proses pemulihan lebih cepat.

“Jadi, tidak benar kalau pemerintah atau rumah sakit dipandang selalu meng-covidkan pasien. Sebab, jika semakin banyak pasien yang covid-19, maka secara tidak langsung pemerintah jugalah yang membiayai proses penyembuhan tersebut,” tandas Habib Hadi, panggilannya.

Diberitakan sebelumnya, Wawali Kota Subri dinyatakan positif Covid-19. Sejak Selasa (24/11), Subri dirujuk ke RS dr. Soetomo, Surabaya setelah dirawat di RSUD dr Mohamad Saleh selama empat hari. (rpd/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU