alexametrics
27.4 C
Probolinggo
Monday, 15 August 2022

Jaring Ibu dan Anak saat Razia Gelandangan dan Pengemis di Kota

KANIGARAN, Radar Bromo – Walau sudah sering dirazia, gelandangan dan pengemis di Kota Probolinggo tak pernah surut. Buktinya, Jumat (1/7) saat Satpol PP menggelar razia di tiga titik, aparat penegak perda berhasil mengamankan 5 gelandangan dan pengemis (Gepeng).

Ironisnya, dari lima gepeng itu, ada yang membawa anaknya. Bahkan ada yang masih kategori masih usia dini. Kelimanya dijaring di simpang Brak, Jalan Gus Dur dan Jalan Soekarno-Hatta.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Kota Probolinggo, Ariston mengungkapkan, razia gepeng merupakan agenda rutin untuk menciptakan ketenteraman dan ketertiban umum.

Adapun gepeng yang diamankan Satpol PP di antaranya Sn, 70, warga Gending; MP, 16, warga; Msr, 56; Mai, 27; Ar, 80. Keempatnya adalah warga Kelurahan Jati. Mereka diamankan di jalan saat sedang mengemis.

“Rata-rata alasannya karena faktor ekonomi. Salah satu dari mereka sudah 3x katangkap,” katanya. Gepeng yang terjaring lalu dibawa ke Markas Satpol PP untuk didata dan dibina.

Selama didata di markas Satpol PP, ada yang mengaku sudah memiliki keluarga. Bahkan, anak mereka ada yang menjemputnya setiap hari.

“Saya ini makan dapat dari mana kalau tidak mengemis,” ujar Sn, salah satu gepeng saat ditanya.

KANIGARAN, Radar Bromo – Walau sudah sering dirazia, gelandangan dan pengemis di Kota Probolinggo tak pernah surut. Buktinya, Jumat (1/7) saat Satpol PP menggelar razia di tiga titik, aparat penegak perda berhasil mengamankan 5 gelandangan dan pengemis (Gepeng).

Ironisnya, dari lima gepeng itu, ada yang membawa anaknya. Bahkan ada yang masih kategori masih usia dini. Kelimanya dijaring di simpang Brak, Jalan Gus Dur dan Jalan Soekarno-Hatta.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Kota Probolinggo, Ariston mengungkapkan, razia gepeng merupakan agenda rutin untuk menciptakan ketenteraman dan ketertiban umum.

Adapun gepeng yang diamankan Satpol PP di antaranya Sn, 70, warga Gending; MP, 16, warga; Msr, 56; Mai, 27; Ar, 80. Keempatnya adalah warga Kelurahan Jati. Mereka diamankan di jalan saat sedang mengemis.

“Rata-rata alasannya karena faktor ekonomi. Salah satu dari mereka sudah 3x katangkap,” katanya. Gepeng yang terjaring lalu dibawa ke Markas Satpol PP untuk didata dan dibina.

Selama didata di markas Satpol PP, ada yang mengaku sudah memiliki keluarga. Bahkan, anak mereka ada yang menjemputnya setiap hari.

“Saya ini makan dapat dari mana kalau tidak mengemis,” ujar Sn, salah satu gepeng saat ditanya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/