alexametrics
29.4 C
Probolinggo
Monday, 15 August 2022

Empat Jamaah Haji Kota Probolinggo Naik Mobil Pribadi

MAYANGAN, Radar Bromo – Empat jamaah haji gelombang dua Kota Probolinggo berangkat Jumat (1/7). Mereka menuju asrama haji dengan menggunakan mobil pribadi. Meski begitu selama perjalanan ke asrama haji, mereka didampingi petugas dari Kemenag.

Sebelum berangkat, keempat jamaah haji ini sempat berkumpul di rumah dinas Wali Kota. Mereka sempat disambut oleh istri Wali Kota, Aminah Hadi dan Sekda Kota Probolinggo, drg Ninik Ira Wibawati. Mereka bertolak ke asrama haji Sukolilo sekitar puku 16.00 dengan dua mobil.

Kepala Kemenag Kota Probolinggo, Samsur mengungkapkan, empat jamaah haji susulan ini berangkat dengan mobil pribadi. Selama perjalanan menuju asrama haji Surabaya, Kemenag dan Bagian Kesra akan mendampingi.

Berbeda dengan jamaah haji gelombang pertama lalu, keempat jamaah ini membawa koper mereka sendiri. Namun pihaknya sudah meminta agar mereka mengikuti aturan berat yang diperbolehkan yakni 15 kilogram.

“Sesuai kesepakatan mereka naik mobil pribadi karena memang cuma empat orang. Selama di perjalanan, mereka didampingi oleh kami, Bagian Kesra dan keluarga mereka,” ungkapnya.

Salah satu jamaah haji, Izul, 22, warga Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan mengaku, pihaknya lega akhirnya bisa berangkat untuk menunaikan ibadah haji. Sebelumnya, ia menunda karena ada urusan pekerjaan.

MAYANGAN, Radar Bromo – Empat jamaah haji gelombang dua Kota Probolinggo berangkat Jumat (1/7). Mereka menuju asrama haji dengan menggunakan mobil pribadi. Meski begitu selama perjalanan ke asrama haji, mereka didampingi petugas dari Kemenag.

Sebelum berangkat, keempat jamaah haji ini sempat berkumpul di rumah dinas Wali Kota. Mereka sempat disambut oleh istri Wali Kota, Aminah Hadi dan Sekda Kota Probolinggo, drg Ninik Ira Wibawati. Mereka bertolak ke asrama haji Sukolilo sekitar puku 16.00 dengan dua mobil.

Kepala Kemenag Kota Probolinggo, Samsur mengungkapkan, empat jamaah haji susulan ini berangkat dengan mobil pribadi. Selama perjalanan menuju asrama haji Surabaya, Kemenag dan Bagian Kesra akan mendampingi.

Berbeda dengan jamaah haji gelombang pertama lalu, keempat jamaah ini membawa koper mereka sendiri. Namun pihaknya sudah meminta agar mereka mengikuti aturan berat yang diperbolehkan yakni 15 kilogram.

“Sesuai kesepakatan mereka naik mobil pribadi karena memang cuma empat orang. Selama di perjalanan, mereka didampingi oleh kami, Bagian Kesra dan keluarga mereka,” ungkapnya.

Salah satu jamaah haji, Izul, 22, warga Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan mengaku, pihaknya lega akhirnya bisa berangkat untuk menunaikan ibadah haji. Sebelumnya, ia menunda karena ada urusan pekerjaan.

MOST READ

BERITA TERBARU

/