alexametrics
28 C
Probolinggo
Sunday, 16 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Boncengan Tiga, Rem Matik Blong di Sumber, Remaja asal Leces Tewas

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

SUMBER, Radar Bromo–Nahas dialami oleh tiga remaja ini. Mereka boncengan tiga naik motor. Lalu, rem motor alami kerusakan di area Hutan Mahagoni jalan raya Desa/ Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo. Motor Honda Vario mereka pun masuk jurang.

Seorang tewas dalam kecelakaan maut itu. Sementara dua lainnya alami luka berat. Korban meninggal diketahui bernama Rifki, 16, warga Dusun Polotan Desa Pondok Wuluh Kecamatan Leces.

Remaja yang mengemudi motor itu, alami luka parah dibagian kepala dan sempat dilarikan ke Puskesmas Sumber. Namun, akibat benturan cukup keras, nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Sedangkan dua korban lainnya dibonceng. Yakni Mariam, 16, warga Desa Sumberbulu, Kecamatan Tegalsiwalan dan Fila, 15, Dusun Kedungrejo, Desa Besuk Kecamatan Bantaran.

Keduanya mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Sumber.

Kaposlek Sumber, AKP Sono menjelaskan, motor terjun ke areal hutan dan akibatkan satu korban meninggal, sekitar pukul 12.30. Awalnya, tiga remaja boncengan naik motor matik bernopol N 6168 NL.

Mereka hendak turun dari arah Sumber. Setiba di tikungan pertama di bawah Kantor Kecamatan Sumber, motor matik itu alami gangguan pengereman atau rem blong.

Diduga, akibat rem cakram panas, membuat rem tidak berfungsi. Saat itu, motor hilang kendali dan terjatuh ke area hutan mahagoni Sumber.

”Akibat kecelakaan tunggal itu, pengemudi motor RF menderita luka berat pada muka dan kepala, serta pergelangan tangan kanan patah. Korban RF meninggal dunia di puskesmas Sumber,” terangnya.

Perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu menambahkan, ketiga remaja itu ternyata habis main-main di wilayah Sumber. Termasuk wisata hutan Mahagoni Sumber.

Setelah itu, ketiga remaja itu pun kembali main-main ke atas dan putar balik untuk pulang. Namun naas, saat di turunan, rem motor blong. ”Kecelakan diduga karena faktor kurang cakap dalam berkendara di jalur turunan. Sehingga akibatkan kerusakan sistem pengereman pada motor,” terangnya. (mas/mie)

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBER, Radar Bromo–Nahas dialami oleh tiga remaja ini. Mereka boncengan tiga naik motor. Lalu, rem motor alami kerusakan di area Hutan Mahagoni jalan raya Desa/ Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo. Motor Honda Vario mereka pun masuk jurang.

Seorang tewas dalam kecelakaan maut itu. Sementara dua lainnya alami luka berat. Korban meninggal diketahui bernama Rifki, 16, warga Dusun Polotan Desa Pondok Wuluh Kecamatan Leces.

Remaja yang mengemudi motor itu, alami luka parah dibagian kepala dan sempat dilarikan ke Puskesmas Sumber. Namun, akibat benturan cukup keras, nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Mobile_AP_Half Page

Sedangkan dua korban lainnya dibonceng. Yakni Mariam, 16, warga Desa Sumberbulu, Kecamatan Tegalsiwalan dan Fila, 15, Dusun Kedungrejo, Desa Besuk Kecamatan Bantaran.

Keduanya mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Sumber.

Kaposlek Sumber, AKP Sono menjelaskan, motor terjun ke areal hutan dan akibatkan satu korban meninggal, sekitar pukul 12.30. Awalnya, tiga remaja boncengan naik motor matik bernopol N 6168 NL.

Mereka hendak turun dari arah Sumber. Setiba di tikungan pertama di bawah Kantor Kecamatan Sumber, motor matik itu alami gangguan pengereman atau rem blong.

Diduga, akibat rem cakram panas, membuat rem tidak berfungsi. Saat itu, motor hilang kendali dan terjatuh ke area hutan mahagoni Sumber.

”Akibat kecelakaan tunggal itu, pengemudi motor RF menderita luka berat pada muka dan kepala, serta pergelangan tangan kanan patah. Korban RF meninggal dunia di puskesmas Sumber,” terangnya.

Perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu menambahkan, ketiga remaja itu ternyata habis main-main di wilayah Sumber. Termasuk wisata hutan Mahagoni Sumber.

Setelah itu, ketiga remaja itu pun kembali main-main ke atas dan putar balik untuk pulang. Namun naas, saat di turunan, rem motor blong. ”Kecelakan diduga karena faktor kurang cakap dalam berkendara di jalur turunan. Sehingga akibatkan kerusakan sistem pengereman pada motor,” terangnya. (mas/mie)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2