alexametrics
25C
Probolinggo
Tuesday, 20 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Tahun Ini Target 6 Desa Tangguh Bencana di Kab Probolinggo

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

DRINGU,Radar Bromo – Rencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) secara menyeluruh, tahun kemarin kandas. Sedangkan, tahun ini hanya ada 6 Destana yang akan dibiayai APBD Kabupaten Probolinggo dan APBD Provinsi Jawa Timur.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Probolinggo Iskandar mengatakan, tahun kemarin Destana direncanakan menyeluruh di Kabupaten Probolinggo. Namun anggarannya terkena refocusing untuk penanganan Covid-19. Sehingga, tidak terealisasi seluruhnya.

“Tahun ini kami targetkan 6 Destana. Salah satu Destana yang tengah disiapkan Desa Sumberkerang, Kecamatan Gending. Di Kabupaten Probolinggo, sudah terbentuk 44 Destana. Kalau tahun ini tambah 6 desa, jadi ada 50 Destana,” katanya.

Iskandar menjelaskan, pembentukan Destana akan dibiayai oleh APBD Provinsi Jatim dan APBD Kabupaten Probolinggo. Hanya saja, pihaknya belum dapat memastikan nilai anggarannya. Pihaknya juga khawatir anggarannya kembali di-refocusing untuk penanganan Covid-19. ”Mudah-mudahan tidak terkena refocusing. Jadi tahun ini enam Destana terbentuk,” harapnya.

Dengan adanya Destana, kata Iskandar, nantinya akan memudahkan BPBD dalam hal penanganan bencana. Sejauh ini Kecamatan Sumber, Sukapura, dan Lumbang, sudah punya Destana. Kecamatan di pegunungan itu masuk daerah rawan bencana. “Kalau menunggu kami, tak akan mampu dengan luasan daerah kabupaten ini. Makanya harus ada Destana,” katanya.

Menurutnya, ada beberapa syarat agar desa disebut menjadi Destana. Salah satunya di sana harus ada beberapa relawan peduli bencana. Pembentukannya dilakukan oleh desa. Sedangkan, pemerintah kabupaten sebatas memfasilitasi, seperti memberikan pelatihan dan sosialisasi. (mas/rud)

Mobile_AP_Rectangle 1

DRINGU,Radar Bromo – Rencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) secara menyeluruh, tahun kemarin kandas. Sedangkan, tahun ini hanya ada 6 Destana yang akan dibiayai APBD Kabupaten Probolinggo dan APBD Provinsi Jawa Timur.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Probolinggo Iskandar mengatakan, tahun kemarin Destana direncanakan menyeluruh di Kabupaten Probolinggo. Namun anggarannya terkena refocusing untuk penanganan Covid-19. Sehingga, tidak terealisasi seluruhnya.

“Tahun ini kami targetkan 6 Destana. Salah satu Destana yang tengah disiapkan Desa Sumberkerang, Kecamatan Gending. Di Kabupaten Probolinggo, sudah terbentuk 44 Destana. Kalau tahun ini tambah 6 desa, jadi ada 50 Destana,” katanya.

Mobile_AP_Half Page

Iskandar menjelaskan, pembentukan Destana akan dibiayai oleh APBD Provinsi Jatim dan APBD Kabupaten Probolinggo. Hanya saja, pihaknya belum dapat memastikan nilai anggarannya. Pihaknya juga khawatir anggarannya kembali di-refocusing untuk penanganan Covid-19. ”Mudah-mudahan tidak terkena refocusing. Jadi tahun ini enam Destana terbentuk,” harapnya.

Dengan adanya Destana, kata Iskandar, nantinya akan memudahkan BPBD dalam hal penanganan bencana. Sejauh ini Kecamatan Sumber, Sukapura, dan Lumbang, sudah punya Destana. Kecamatan di pegunungan itu masuk daerah rawan bencana. “Kalau menunggu kami, tak akan mampu dengan luasan daerah kabupaten ini. Makanya harus ada Destana,” katanya.

Menurutnya, ada beberapa syarat agar desa disebut menjadi Destana. Salah satunya di sana harus ada beberapa relawan peduli bencana. Pembentukannya dilakukan oleh desa. Sedangkan, pemerintah kabupaten sebatas memfasilitasi, seperti memberikan pelatihan dan sosialisasi. (mas/rud)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2