alexametrics
30.3 C
Probolinggo
Tuesday, 5 July 2022

Ratusan Tenaga Kontrak RSUD dr Moh Saleh Diberhentikan

Menurutnya, sudah banyak pihak yang menghubunginya dan melaporkan kebijakan RSUD itu. Namun, laporan resmi secara tertulis belum diterimanya.

Agus pun menyayangkan keputusan itu. Sebab, dilakukan di masa pandemi saat ekonomi warga sedang menurun. Kebijakan itu menurutnya, juga menambah banyak pengangguran.

Meski demikian, Agus mengaku bisa memahami keputusan RSUD. Menurutnya, keputusan itu dilakukan karena jumlah tenaga kerja di RSUD overload. Mencapai 900 orang.

Jumlah itu sangat membebani anggaran RSUD saat ini. Karena itu, diambil keputusan pemberhentian tenaga kontrak untuk menyehatkan kembali kondisi keuangan RSUD.

“Saya sudah komunikasi dengan RSUD. Sesuai informasi dari Plt Direktur beberapa waktu lalu, pemutusan kontrak dilakukan pada tenaga administrasi saja. Termasuk perawat bagian administrasi,” terangnya.

Dengan alasan untuk menyehatkan kondisi keuangan RSUD, Agus berharap ke depan RSUD tidak malah merekrut tenaga kontrak baru. Sebab, keputusan itu akan menimbulkan polemik. (rpd/hn)

Menurutnya, sudah banyak pihak yang menghubunginya dan melaporkan kebijakan RSUD itu. Namun, laporan resmi secara tertulis belum diterimanya.

Agus pun menyayangkan keputusan itu. Sebab, dilakukan di masa pandemi saat ekonomi warga sedang menurun. Kebijakan itu menurutnya, juga menambah banyak pengangguran.

Meski demikian, Agus mengaku bisa memahami keputusan RSUD. Menurutnya, keputusan itu dilakukan karena jumlah tenaga kerja di RSUD overload. Mencapai 900 orang.

Jumlah itu sangat membebani anggaran RSUD saat ini. Karena itu, diambil keputusan pemberhentian tenaga kontrak untuk menyehatkan kembali kondisi keuangan RSUD.

“Saya sudah komunikasi dengan RSUD. Sesuai informasi dari Plt Direktur beberapa waktu lalu, pemutusan kontrak dilakukan pada tenaga administrasi saja. Termasuk perawat bagian administrasi,” terangnya.

Dengan alasan untuk menyehatkan kondisi keuangan RSUD, Agus berharap ke depan RSUD tidak malah merekrut tenaga kontrak baru. Sebab, keputusan itu akan menimbulkan polemik. (rpd/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/