alexametrics
30.6 C
Probolinggo
Friday, 1 July 2022

Ratusan Tenaga Kontrak RSUD dr Moh Saleh Diberhentikan

“Saya bingung harus mengadu ke mana. Semua tenaga kontrak di sini yang ikut tes mayoritas tidak lolos. Termasuk saya,” tuturnya.

HT memperkirakan, ada sekitar 200 tenaga kontrak yang ikut tes. HT sendiri ikut tes gelombang kedua dengan total peserta 135 orang.

“Dari semua yang ikut tes itu, mayoritas tidak lolos. Informasinya, ada sekitar 200 orang yang tidak lolos dan diputus. Padahal, mayoritas mereka sudah berkeluarga. Mereka juga bekerja sudah lama. Ada yang sampai 10 tahunan,” bebernya.

AP membenarkan cerita VN dan HT. AP sendiri termasuk tenaga kontrak yang tidak lolos tes dan diberhentikan. Lelaki itu menduga, pemberhentian ratusan tenaga kontrak di lingkungan RSUD dr Mohamad Saleh bukan murni karena masalah kepegawaian. Namun, ada faktor politik di dalamnya.

“Entah benar atau tidak, kabarnya setelah pemberhentian serentak ini, RSUD akan merekrut tenaga kontrak baru. Dan tenaga kontrak yang direkrut adalah orang-orang tertentu,” terangnya.

Jawa Pos Radar Bromo pun mengonfirmasi Plt Direktur RSUD dr Mohamad Saleh dr Abraar HS Kudda. Baik dengan mengirim pesan lewat chat, maupun dengan menelepon yang bersangkutan. Namun, Abraar belum merespons konfirmasi tersebut. Abraar sendiri dikabarkan sedang sakit.

Pemberhentian tenaga kontrak itu langsung mendapat atensi dari Komisi III DPRD Kota Probolinggo. Ketua Komisi III DPRD Agus Riyanto pun membenarkan pemutusan tenaga kontrak itu.

“Saya bingung harus mengadu ke mana. Semua tenaga kontrak di sini yang ikut tes mayoritas tidak lolos. Termasuk saya,” tuturnya.

HT memperkirakan, ada sekitar 200 tenaga kontrak yang ikut tes. HT sendiri ikut tes gelombang kedua dengan total peserta 135 orang.

“Dari semua yang ikut tes itu, mayoritas tidak lolos. Informasinya, ada sekitar 200 orang yang tidak lolos dan diputus. Padahal, mayoritas mereka sudah berkeluarga. Mereka juga bekerja sudah lama. Ada yang sampai 10 tahunan,” bebernya.

AP membenarkan cerita VN dan HT. AP sendiri termasuk tenaga kontrak yang tidak lolos tes dan diberhentikan. Lelaki itu menduga, pemberhentian ratusan tenaga kontrak di lingkungan RSUD dr Mohamad Saleh bukan murni karena masalah kepegawaian. Namun, ada faktor politik di dalamnya.

“Entah benar atau tidak, kabarnya setelah pemberhentian serentak ini, RSUD akan merekrut tenaga kontrak baru. Dan tenaga kontrak yang direkrut adalah orang-orang tertentu,” terangnya.

Jawa Pos Radar Bromo pun mengonfirmasi Plt Direktur RSUD dr Mohamad Saleh dr Abraar HS Kudda. Baik dengan mengirim pesan lewat chat, maupun dengan menelepon yang bersangkutan. Namun, Abraar belum merespons konfirmasi tersebut. Abraar sendiri dikabarkan sedang sakit.

Pemberhentian tenaga kontrak itu langsung mendapat atensi dari Komisi III DPRD Kota Probolinggo. Ketua Komisi III DPRD Agus Riyanto pun membenarkan pemutusan tenaga kontrak itu.

MOST READ

BERITA TERBARU

/