alexametrics
28.6 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Ratusan Tenaga Kontrak RSUD dr Moh Saleh Diberhentikan

MAYANGAN, Radar Bromo – RSUD dr Mohamad Saleh mengambil kebijakan mengejutkan. Ratusan tenaga kontrak di rumah sakit pelat merah itu diberhentikan. Padahal, banyak di antara mereka yang sudah lama bekerja di sana.

Salah satunya VN, asal Kota Probolinggo. Perempuan itu sudah bekerja selama delapan tahun sebagai perawat di RSUD. Namun, dia diberhentikan per 31 Januari lalu. Untuk memenuhi kebutuhannya, VN pun kini menjadi kurir.

Tidak hanya dirinya, ratusan rekannya sesama tenaga kontrak juga diberhentikan. Namun, pemberhentian itu tidak dilakukan secara tiba-tiba.

Sebelumnya, semua tenaga kontrak mengikuti tes. Namun, mayoritas peserta tes tidak lolos. Mereka yang tidak lolos lantas diberhentikan tanpa memperhatikan masa bakti atau masa kerja yang bersangkutan.

“Tentu saja saya kecewa. Saya diberhentikan, karena tidak lolos tes. Tanpa mempertimbangkan masa kerja saya. Seharusnya mempertimbangkan masa kerja dan lainnya,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan HT, tenaga kontrak RSUD yang juga diberhentikan. Sama dengan VN, HT yang merupakan warga Kota Probolinggo diberhentikan per 31 Januari.

Lelaki itu pun mengaku bingung harus mengadu ke mana. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, kini HT ikut kakaknya bisnis mengantar bawang.

MAYANGAN, Radar Bromo – RSUD dr Mohamad Saleh mengambil kebijakan mengejutkan. Ratusan tenaga kontrak di rumah sakit pelat merah itu diberhentikan. Padahal, banyak di antara mereka yang sudah lama bekerja di sana.

Salah satunya VN, asal Kota Probolinggo. Perempuan itu sudah bekerja selama delapan tahun sebagai perawat di RSUD. Namun, dia diberhentikan per 31 Januari lalu. Untuk memenuhi kebutuhannya, VN pun kini menjadi kurir.

Tidak hanya dirinya, ratusan rekannya sesama tenaga kontrak juga diberhentikan. Namun, pemberhentian itu tidak dilakukan secara tiba-tiba.

Sebelumnya, semua tenaga kontrak mengikuti tes. Namun, mayoritas peserta tes tidak lolos. Mereka yang tidak lolos lantas diberhentikan tanpa memperhatikan masa bakti atau masa kerja yang bersangkutan.

“Tentu saja saya kecewa. Saya diberhentikan, karena tidak lolos tes. Tanpa mempertimbangkan masa kerja saya. Seharusnya mempertimbangkan masa kerja dan lainnya,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan HT, tenaga kontrak RSUD yang juga diberhentikan. Sama dengan VN, HT yang merupakan warga Kota Probolinggo diberhentikan per 31 Januari.

Lelaki itu pun mengaku bingung harus mengadu ke mana. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, kini HT ikut kakaknya bisnis mengantar bawang.

MOST READ

BERITA TERBARU

/