alexametrics
29C
Probolinggo
Thursday, 22 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Tanaman Hortikultura Makin Diminati Petani di Kab Probolinggo

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

DRINGU,Radar Bromo – Produktivitas tanaman hortikultura di Kabupaten Probolinggo, tahun kemarin cukup bagus. Bahkan, meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ternyata, banyaknya petani yang beralih tanam pada tanaman hortikultura.

Kasubag Perncanaan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo Murfi Anggoro mengatakan, tahun lalu produksi tanaman hortikultura mengalami peningkatan. Peningkatan itu terjadi salah satunya pada varietas tanaman hortikultura yang memang sudah biasa ditanam para petani.

Seperti bawang merah. Pada 2019 produksi bawana merah hanya 66.852 ton, namun pada 2020 mencapai 84.540 ton. Begitu juga dengan bawang daun. Pada 2019 mencapai 14.606 dan pada 2020 meningkat menjadi 25.260 ton. Kentang juga demikian. Tahun kemarin mencapai 60.573 ton, jauh lebih banyak dibanding 2019 yang hanya 26.221 ton.

“Selain itu, juga ada kubis yang 2019 produksinya hanya 26.995 ton menjadi 39.251 ton pada 2020. Wortel pada 2019 hanya 2.231 ton menjadi 7.957 ton. Cabai besar dari 2.525 ton menjadi 5.135 ton. Cabai rawit 17.626 ton menjadi 36.569 ton. Tomat juga sama, dari 960 ton menjadi 5.063 ton. Peningkatan ini akibat adanya alih tanam yang dilakukan petani,” ujarnya.

Menurutnya, adanya alih tanam ini karena musim kemarau yang berkepanjangan pada tahun lalu. Sehingga, para petani enggan menanam tanaman pangan. Seperti padi, jagung, kedelai, dan tanaman pangan lainnya.

“Kalau tanaman pangan mengalami penurunan produksi. Sebab, saat musim kemarau yang panjang tahun sebelumnya, tanaman hortikultura dirasa lebih menguntungkan oleh para petani,” ujarnya. (mu/rud/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

DRINGU,Radar Bromo – Produktivitas tanaman hortikultura di Kabupaten Probolinggo, tahun kemarin cukup bagus. Bahkan, meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ternyata, banyaknya petani yang beralih tanam pada tanaman hortikultura.

Kasubag Perncanaan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo Murfi Anggoro mengatakan, tahun lalu produksi tanaman hortikultura mengalami peningkatan. Peningkatan itu terjadi salah satunya pada varietas tanaman hortikultura yang memang sudah biasa ditanam para petani.

Seperti bawang merah. Pada 2019 produksi bawana merah hanya 66.852 ton, namun pada 2020 mencapai 84.540 ton. Begitu juga dengan bawang daun. Pada 2019 mencapai 14.606 dan pada 2020 meningkat menjadi 25.260 ton. Kentang juga demikian. Tahun kemarin mencapai 60.573 ton, jauh lebih banyak dibanding 2019 yang hanya 26.221 ton.

Mobile_AP_Half Page

“Selain itu, juga ada kubis yang 2019 produksinya hanya 26.995 ton menjadi 39.251 ton pada 2020. Wortel pada 2019 hanya 2.231 ton menjadi 7.957 ton. Cabai besar dari 2.525 ton menjadi 5.135 ton. Cabai rawit 17.626 ton menjadi 36.569 ton. Tomat juga sama, dari 960 ton menjadi 5.063 ton. Peningkatan ini akibat adanya alih tanam yang dilakukan petani,” ujarnya.

Menurutnya, adanya alih tanam ini karena musim kemarau yang berkepanjangan pada tahun lalu. Sehingga, para petani enggan menanam tanaman pangan. Seperti padi, jagung, kedelai, dan tanaman pangan lainnya.

“Kalau tanaman pangan mengalami penurunan produksi. Sebab, saat musim kemarau yang panjang tahun sebelumnya, tanaman hortikultura dirasa lebih menguntungkan oleh para petani,” ujarnya. (mu/rud/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2