alexametrics
28.3 C
Probolinggo
Friday, 12 August 2022

Lima Rekan Pelaku Pencopet di KFC Probolinggo Masih Bebas

MAYANGAN – Sepekan lebih Polres Probolinggo Kota memburu para pencopet yang beraksi di KFC, Kota Probolinggo, Sabtu (21/7) lalu. Namun, sampai kini kelima rekan pelaku Jimmi Harpani, 39, warga Desa Gumawang, Kecamatan Balitung, Kabupaten Oku Timur, Sumatra Selatan, itu belum tertangkap. Diduga, mereka sudah kabur ke luar daerah.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Fendi Dwi Susanto mengatakan, kelima rekan pelaku tidak mengetahui secara pasti sasarannya. Yang mengetahui hanya pelaku. Sebab, kelimanya ada yang berjaga di pintu dan di mobil.

Melihat aksi yang dilakukan oleh Jimmi Harpani, gagal, rekannya masuk mobil dan kabur. Sedangkan, Jimmi tertangkap warga. “Bukan untung, malah buntung akibat ditonjok massa,” ujarnya.

Nanang mengaku, pihaknya berkoordinasi dengan satuan di daerah lainnya. Sehingga, paling tidak waspada terhadap ciri-ciri pelaku. “Pelaku yang tertangkap mengaku siapa saja kelima rekannya. Kami akan lakukan koordinasi dengan anggota daerah lain juga,” ujarnya.

Diketahui, Sabtu (21/7), pukul 19.00, Jimmi dibekuk warga ketika hendak mencopet sebuah tas milik pengunjung berinisial TR di KFC Kota Probolinggo. Pelaku yang merupakan residivis ini mengaku saat itu bersama lima rekannya membawa mobil Avanza silver bernopol B 2124 TKE.

Melihat ada tas korban yang ditaruh di bawah meja, pelaku berusaha mendekati korban dan hendak mengambil tas menggunakan kaki. Syukur, aksinya diketahui korban. Karenanya, korban meneriaki pelaku copet. Sadar aksinya diketahui, para pelaku kabur. Namun, Jimmi berhasil bekuk warga. Kini, dia ditahan di Mapolres Probolinggo Kota. (rpd/rud/mie)


BARU SATU PELAKU: Jimmi Harpani saat diamankan petugas Polres Probolinggo. (Dokumen Jawa Pos Radar Bromo)

MAYANGAN – Sepekan lebih Polres Probolinggo Kota memburu para pencopet yang beraksi di KFC, Kota Probolinggo, Sabtu (21/7) lalu. Namun, sampai kini kelima rekan pelaku Jimmi Harpani, 39, warga Desa Gumawang, Kecamatan Balitung, Kabupaten Oku Timur, Sumatra Selatan, itu belum tertangkap. Diduga, mereka sudah kabur ke luar daerah.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Fendi Dwi Susanto mengatakan, kelima rekan pelaku tidak mengetahui secara pasti sasarannya. Yang mengetahui hanya pelaku. Sebab, kelimanya ada yang berjaga di pintu dan di mobil.

Melihat aksi yang dilakukan oleh Jimmi Harpani, gagal, rekannya masuk mobil dan kabur. Sedangkan, Jimmi tertangkap warga. “Bukan untung, malah buntung akibat ditonjok massa,” ujarnya.

Nanang mengaku, pihaknya berkoordinasi dengan satuan di daerah lainnya. Sehingga, paling tidak waspada terhadap ciri-ciri pelaku. “Pelaku yang tertangkap mengaku siapa saja kelima rekannya. Kami akan lakukan koordinasi dengan anggota daerah lain juga,” ujarnya.

Diketahui, Sabtu (21/7), pukul 19.00, Jimmi dibekuk warga ketika hendak mencopet sebuah tas milik pengunjung berinisial TR di KFC Kota Probolinggo. Pelaku yang merupakan residivis ini mengaku saat itu bersama lima rekannya membawa mobil Avanza silver bernopol B 2124 TKE.

Melihat ada tas korban yang ditaruh di bawah meja, pelaku berusaha mendekati korban dan hendak mengambil tas menggunakan kaki. Syukur, aksinya diketahui korban. Karenanya, korban meneriaki pelaku copet. Sadar aksinya diketahui, para pelaku kabur. Namun, Jimmi berhasil bekuk warga. Kini, dia ditahan di Mapolres Probolinggo Kota. (rpd/rud/mie)


BARU SATU PELAKU: Jimmi Harpani saat diamankan petugas Polres Probolinggo. (Dokumen Jawa Pos Radar Bromo)

MOST READ

BERITA TERBARU

/