alexametrics
23.1 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Bakesbangpol Kota Probolinggo Terus Kampanyekan Perangi Narkoba

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Di tengah keseriusan menghadapi pandemi Covid-19 yang tak kunjung reda, Pemkot Probolinggo juga sedang berjuang keras memerangi peredaran narkoba.

Kampanye perang melawan narkoba (war on drug) di era pandemi Covid-19, diserukan. Pemkot Probolinggo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), memperingati Hari Antinarkoba Internasional yang jatuh pada 26 Juni 2021 dengan menggelar penyuluhan antinarkoba.

LAPORAN: Kabid Kesatuan Bangsa Bakesbangpol Kota Probolinggo Edy Trisula, S.Sos., M.AP., menyampaikan Laporan Kegiatan Penyuluhan P4GN-PN di Aula Bakesbangpol, kemarin.

Tepatnya, Penyuluhan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba dan Prekursor Narkoba (P4GN-PN) Kota Probolinggo. Kemarin (30/6) pagi, kegiatan ini digelar di Aula Kantor Bakesbangpol di Jalan Mawar No 39 A Kota Probolinggo.

Karena masa pendemi, penyuluhan diselenggarakan secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Dihadiri tak lebih dari 50 peserta. Mereka merupakan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan para pemuda Kota Probolinggo.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, S.Pd., M.M., M.HP. Ia juga bertindak sebagai narasumber utama. Narasumber kedua adalah Kaur Mintu Satresnarkoba Polres Probolinggo Kota Bripka Achmad Fauzan, S.H.

“Pandemi Covid-19 adalah salah satu masalah serius yang sedang kita hadapi. Namun, seluruh masyarakat juga tidak boleh melupakan pemasalahan-permasalahan lainnya. Khususnya, penyalahgunaan narkoba. Begitu banyaknya permasalahan yang dihadapi, tentu kami butuh peran serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama,” ujar Wali Kota.

PERANGI NARKOBA: Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin mengajak masyarakat ikut berperan memberantas narkoba dengan menyampaikan edukasi melalui media sosial dan tidak mudah termakan hoaks yang bisa memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

Menurutnya, narkoba sudah masuk ke mana-mana. Sudah sangat masif. Wali Kota juga mengajak warga menjadi pelopor penyelamat.

“Jangan hanya diam dan berpikir ‘Sing penting iku duduk keluargaku.’ Tidak boleh seperti itu. Kita harus bahu-membahu melakukan suatu yang terbaik. Persoalan narkoba adalah ancaman bagi generasai muda. Keluarga kita, saudara kita, sahabat kita, jangan sampai ada yang terjerembab di pusaran narkoba,“ tegasnya.

Wali Kota juga mengingatkan agar para pemuda Kota Probolinggo menghindari hal-hal yang merugikan dan membuat gelap masa depan. “Semua elemen masyarakat harus ikut terlibat dalam pemberantasan narkoba. Siapapun bisa memulai dari hal yang sederhana. Misalnya, memanfaatkan perkembangan teknologi,” sebutnya.

Berbagai macam media sosial, menurut Wali Kota, bisa menjadi sarana edukasi yang efektif untuk pemberantas narkoba. “Sampaikan, suarakan, sosialisasikan, betapa bahayanya narkoba. Hingga dampak-dampak yang ditimbulkan narkoba, seperti apa. Hal kecil mudah dan ringan ini bisa membawa pengaruh luar biasa bagi orang lain,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan agar warga Kota Probolinggo, tidak mudah termakan berita-berita yang tidak jelas sumbernya, sehingga menggeser pola pikir ke alur yang tidak jelas. Serta, menjadi salah satu penyebab pemecah persatuan dan kesatuan bangsa. Khususnya, kerukunan dan kedamaian di Kota Probolinggo.

BAHAYA NARKOBA: Bripka Achmad Fauzan, S.H. menjelaskan secara detail jenis-jenis narkoba serta dampak penyalahgunaannya. Baik terhadap fisik, kesehatan mental, psikologis, serta dampak sosial dan hukum.

Kepada Jawa Pos Radar Bromo, Kepala Bakesbangpol Kota Probolinggo Drs. Achmad Sudiyanto, M.Si. mengatakan, penyuluhan ini sebagai salah satu usaha Pemkot Probolinggo untuk memberantas narkoba.

“Usaha ini sekaligus edukasi dan penyadaran bagi masyarakat terhadap bahaya dampak narkotika, sehingga masyarakat bisa waspada menjaga lingkungannya masing-masing. Serta, tidak ada lagi peredaran gelap narkoba. Tidak ada pemakai maupun pengedar di Kota Probolinggo,” ujarnya.

Bripka Achmad Fauzan dalam paparannya menjelaskan secara detail jenis-jenis narkoba. Serta, dampak penyalahgunaan narkoba. Baik terhadap fisik, kesehatan mental, psikologis, serta dampak sosial dan hukum.

“Selain rutin melakukan razia di tempat yang rawan terhadap peredaran narkoba, kami berupaya masuk dalam setiap jaringan demi memutus mata rantai peredarannya,” ujarnya.

Upaya Bakesbangpol Kota Probolinggo memerangi narkoba tak hanya melalui penyuluhan. Kabid Kesatuan Bangsa Bakesbangpol Edy Trisula, S.Sos., M.AP. mengatakan, implementasikan program P4GN-PN, Pemkot Probolinggo juga melaksanakan kampanye antinarkoba dengan memasang baliho memperingati Hari Antinarkoba Internasional di lima lokasi.

Di antaranya, di Perempatan Brak, Pertigaan Ketapang, Perempatan Wonoasih, depan Kantor Wali Kota Probolinggo, dan di Alun-alun Kota Probolinggo. (el/adv)

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Di tengah keseriusan menghadapi pandemi Covid-19 yang tak kunjung reda, Pemkot Probolinggo juga sedang berjuang keras memerangi peredaran narkoba.

Kampanye perang melawan narkoba (war on drug) di era pandemi Covid-19, diserukan. Pemkot Probolinggo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), memperingati Hari Antinarkoba Internasional yang jatuh pada 26 Juni 2021 dengan menggelar penyuluhan antinarkoba.

LAPORAN: Kabid Kesatuan Bangsa Bakesbangpol Kota Probolinggo Edy Trisula, S.Sos., M.AP., menyampaikan Laporan Kegiatan Penyuluhan P4GN-PN di Aula Bakesbangpol, kemarin.

Tepatnya, Penyuluhan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba dan Prekursor Narkoba (P4GN-PN) Kota Probolinggo. Kemarin (30/6) pagi, kegiatan ini digelar di Aula Kantor Bakesbangpol di Jalan Mawar No 39 A Kota Probolinggo.

Karena masa pendemi, penyuluhan diselenggarakan secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Dihadiri tak lebih dari 50 peserta. Mereka merupakan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan para pemuda Kota Probolinggo.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, S.Pd., M.M., M.HP. Ia juga bertindak sebagai narasumber utama. Narasumber kedua adalah Kaur Mintu Satresnarkoba Polres Probolinggo Kota Bripka Achmad Fauzan, S.H.

“Pandemi Covid-19 adalah salah satu masalah serius yang sedang kita hadapi. Namun, seluruh masyarakat juga tidak boleh melupakan pemasalahan-permasalahan lainnya. Khususnya, penyalahgunaan narkoba. Begitu banyaknya permasalahan yang dihadapi, tentu kami butuh peran serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama,” ujar Wali Kota.

PERANGI NARKOBA: Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin mengajak masyarakat ikut berperan memberantas narkoba dengan menyampaikan edukasi melalui media sosial dan tidak mudah termakan hoaks yang bisa memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

Menurutnya, narkoba sudah masuk ke mana-mana. Sudah sangat masif. Wali Kota juga mengajak warga menjadi pelopor penyelamat.

“Jangan hanya diam dan berpikir ‘Sing penting iku duduk keluargaku.’ Tidak boleh seperti itu. Kita harus bahu-membahu melakukan suatu yang terbaik. Persoalan narkoba adalah ancaman bagi generasai muda. Keluarga kita, saudara kita, sahabat kita, jangan sampai ada yang terjerembab di pusaran narkoba,“ tegasnya.

Wali Kota juga mengingatkan agar para pemuda Kota Probolinggo menghindari hal-hal yang merugikan dan membuat gelap masa depan. “Semua elemen masyarakat harus ikut terlibat dalam pemberantasan narkoba. Siapapun bisa memulai dari hal yang sederhana. Misalnya, memanfaatkan perkembangan teknologi,” sebutnya.

Berbagai macam media sosial, menurut Wali Kota, bisa menjadi sarana edukasi yang efektif untuk pemberantas narkoba. “Sampaikan, suarakan, sosialisasikan, betapa bahayanya narkoba. Hingga dampak-dampak yang ditimbulkan narkoba, seperti apa. Hal kecil mudah dan ringan ini bisa membawa pengaruh luar biasa bagi orang lain,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan agar warga Kota Probolinggo, tidak mudah termakan berita-berita yang tidak jelas sumbernya, sehingga menggeser pola pikir ke alur yang tidak jelas. Serta, menjadi salah satu penyebab pemecah persatuan dan kesatuan bangsa. Khususnya, kerukunan dan kedamaian di Kota Probolinggo.

BAHAYA NARKOBA: Bripka Achmad Fauzan, S.H. menjelaskan secara detail jenis-jenis narkoba serta dampak penyalahgunaannya. Baik terhadap fisik, kesehatan mental, psikologis, serta dampak sosial dan hukum.

Kepada Jawa Pos Radar Bromo, Kepala Bakesbangpol Kota Probolinggo Drs. Achmad Sudiyanto, M.Si. mengatakan, penyuluhan ini sebagai salah satu usaha Pemkot Probolinggo untuk memberantas narkoba.

“Usaha ini sekaligus edukasi dan penyadaran bagi masyarakat terhadap bahaya dampak narkotika, sehingga masyarakat bisa waspada menjaga lingkungannya masing-masing. Serta, tidak ada lagi peredaran gelap narkoba. Tidak ada pemakai maupun pengedar di Kota Probolinggo,” ujarnya.

Bripka Achmad Fauzan dalam paparannya menjelaskan secara detail jenis-jenis narkoba. Serta, dampak penyalahgunaan narkoba. Baik terhadap fisik, kesehatan mental, psikologis, serta dampak sosial dan hukum.

“Selain rutin melakukan razia di tempat yang rawan terhadap peredaran narkoba, kami berupaya masuk dalam setiap jaringan demi memutus mata rantai peredarannya,” ujarnya.

Upaya Bakesbangpol Kota Probolinggo memerangi narkoba tak hanya melalui penyuluhan. Kabid Kesatuan Bangsa Bakesbangpol Edy Trisula, S.Sos., M.AP. mengatakan, implementasikan program P4GN-PN, Pemkot Probolinggo juga melaksanakan kampanye antinarkoba dengan memasang baliho memperingati Hari Antinarkoba Internasional di lima lokasi.

Di antaranya, di Perempatan Brak, Pertigaan Ketapang, Perempatan Wonoasih, depan Kantor Wali Kota Probolinggo, dan di Alun-alun Kota Probolinggo. (el/adv)

MOST READ

BERITA TERBARU

/