Verifikasi 9 Wisata di Kota Probolinggo, Ini Hasilnya

DIVERIFIKASI: Pantai Permata di Pilang, Kecamatan Kademangan, salah satu dari sembilan tempat wisata yang diverifikasi tim gabungan Dispopar di Kota Probolinggo. (Zainal Arifin/Radar Bromo)

Related Post

KANIGARAN, Radar Bromo – Destinasi wisata dan jasa usaha wisata di Kota Probolinggo belum sepenuhnya siap menghadapi tatanan baru atau new normal. Kondisi ini diketahui setelah tim gabungan Dispopar memverifikasi sembilan destinasi wisata. Termasuk, beberapa sampel jasa usaha wisata.

Kabid Destinasi Wisata dan Ekonomi Kreatif di Dispopar Kota Probolinggo Pramito Legowo menyebut, kesiapan destinasi wisata dan jasa usaha wisata di kota menyambut new normal sekitar 80 persen. Sementara 20 persennya belum siap.

“Sebanyak 20 persen yang belum siap ini rata-rata tentang keterangan penerapan protokol kesehatan, maupun penanda tempat antrean pengunjung,” ujarnya saat ditemui setelah audiensi dengan perwakilan pelaku seni Kota Probolinggo.

Beberapa destinasi wisata, menurutnya, tingkat kesiapannya lumayan baik. Seperti BJBR sudah 90 persen, TWSL 80 persen, kolam renang TRA 75 persen.

Untuk pelaku jasa usaha wisata yang selama ini tidak ditutup, tetap menerima imbauan dan masukan dari tim tentang penerapan protokol kesehatan. “Seperti Savana Resto yang ada di Bromo Park. Sudah ada tulisan soal mengatur jarak, tapi tidak ada tanda untuk tempat mengantre. Sehingga, sempat ada penumpukan antrean. Dan pengelola belum sigap membubarkan kerumunannya,” ujar Pramito.

Untuk TWSL, tim menyarankan agar pemeriksaan suhu dilakukan di dekat tempat pembelian tiket dan saat akan masuk ke TWSL. Sebab, antrean juga terjadi saat pembelian tiket dilakukan.

“Rekomendasi ini kemudian disampaikan kepada Wali Kota untuk dibuat keputusan apakah tempat wisata akan dibuka atau tidak. Tim hanya membuat rekomendasi saja,” terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tim gabungan yang dipimpin Dispopar, Senin (29/6) melakukan verifikasi kesiapan sembilan destinasi wisata dan jasa usaha wisata untuk penerapan protokol new normal. Sembilan destinasi wisata ini antara lain BJBR, TWSL, TRA, Museum Probolinggo, Museum dr Mohamad Saleh. Lalu, Gereja Merah, Kelenteng Tri Dharma Sumber Naga, Pantai Permata, dan Benteng. (put/hn)