Sempat Renggang, 2 RT di Kota Probolinggo Ini Kembali Harmonis

KEDOPOK, Radar Bromo – Hubungan sejumlah warga RT 2/RW 4 dan warga RT 3/RW 4 Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, sempat kurang harmonis. Syukur, hubungan yang sempat renggang karena adanya warga yang terpapar Covid-19 itu telah mereda.

Ketua RT 2/RW 4 Suharyono mengatakan, pihaknya bersama ketua RT 3 serta ketua RW 4 mengadakan koordinasi, Sabtu (30/5) malam. Salah satunya membahas dan mengklarifikasi terkait dengan adanya diskriminasi yang diterima warganya di Gang Kurma RT 2/RW 4.

Hasilnya, persoalan ini telah selesai dan diharapkan tidak terulang. Kedua belah pihak juga sepakat memberikan edukasi dan pemahaman kepada warganya, sehingga hal-hal yang sifatnya diskriminasi tidak muncul lagi.

“Sekarang sudah selesai. Kami sudah bisa ke masjid seperti sedia kala,” ujarnya. Terkait islah ini, Jawa Pos Radar Bromo juga berusaha mendapatkan keterangan dari Ketua RT 3 di Gang Kelapa Gading, Heru Estiadi. Namun, sampai berita ini ditulis kemarin sore, belum berhasil.

Diketahui sebelumnya, sejumlah warga Gang Kurma dan Gang Kelapa Gading di Jalan Mastrip, Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedopok, sempat tak akur. Sejumlah warga Gang Kelapa Gading membatasi diri untuk bergaul dengan seluruh warga Gang Kurma. Penyebabnya, salah satu warga Gang Kurma ada yang hasil rapid test-nya reaktif. Namun, hasil tes swab-nya negatif.

Kondisi ini sampai pada urusan beribadah di masjid. Bahkan, sempat ada larangan warga Gang Kurma dilarang ke Gang Kelapa Gading. Namun, saat itu Ketua RT 3 di Gang Kelapa Gading Heru Estiadi, membantahnya. Menurutnya, warganya tidak pernah berbuat diskriminasi terhadap warga Gang Kurma. Syukur, kini permasalah ini sudah klir. Kedua belah pihak bersedia islah. (rpd/rud)