PSBB Malang Tak Diperpanjang, Terminal Bayuangga Masih Sepi

MASIH SEPI: Pengendara motor melintas di Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo. Berakhirnya PSBB di Malang Raya, tidak begitu berpengaruh pada jumlah penumpang bus. (Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

KADEMANGAN, Radar Bromo – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Malang Raya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, telah berakhir sejak Sabtu (30/5). Moda transportasi menuju Malang, juga sudah diperbolehkan beroperasi. Namun, situasi di Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo, masih tetap sepi. Minggu (31/5), belum ada bus yang berangkat dari Terminal Bayuangga menuju Malang.

Koordinator Terminal Bayuangga Kota Probolinggo Budi Harjo mengatakan, ada sejumlah bus yang telah parkir di terminal. Bus itu siap melayani pemberangkatan penumpang menuju Malang. “PSBB Malang sudah berakhir. Ada bus parkir di terminal siap melayani pemberangkatan penumpang tujuan Malang, tetapi masih belum ada penumpang yang datang,” ujarnya, kemarin siang.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan sepinya penumpang. Di antaranya, belum mendapatkan informasi tentang berakhirnya PSBB di Malang Raya. Serta, masih tertanamnya sikap tidak bepergian kecuali dalam keadaan penting dan mendesak.

Berdasarkan data pengelola Terminal Bayuangga, selama ini hanya memberangkatkan penumpang dengan tujuan Jember, Situbondo, dan Pasuruan. Menurut Budi, jumlah penumpang tidak seperti hari-hari normal sebelum adanya pandemi Covid-19. “Karena tidak ada PSBB, bus jurusan Jember, Situbondo, dan Pasuruan, tetap berangkat. Namun, penumpang hanya sedikit, bisa dihitung dengan jari,” jelasnya.

Budi memprediksikan, penumpang akan berangsur-angsur normal saat PSBB Surabaya Raya berakhir. Jumlah penumpang menurun signifikan sejak adanya PSBB di Surabaya Raya. Kini, PSBB Surabaya Raya diperpanjang hingga 9 Juni. “PSBB Malang tidak begitu berperngaruh. Beda dengan PSBB Surabaya. Saat diterapkan aturan (PSBB), penumpang turun drastis. Hal ini perlahan akan kembali setelah PSBB Surabaya selesai pada 9 Juni mendatang,” ujarnya. (ar/rud)