alexametrics
25.4 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

30.000 Kartu Tani Kabupaten Probolinggo Belum Didistribusikan

DRINGU, Radar Bromo – Puluhan ribu keping Kartu Tani untuk petani di Kabupaten Probolinggo, belum tersalurkan. Sejauh ini, tercatat ada 30.000 keping. Namun kini mulai disalurkan secara bertahap kepada petani di 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.

Kepala Bidang Pelaksana Penyuluhan dan Bina Usaha Tani DKPP Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi mengatakan, penyaluran Kartu Tani dilakukan oleh perbankan. Kartu itu disalurkan secara bertahap menyesuaikan ketersediaan kartu yang siap distribusikan. “Kami mendapatkan info sebanyak 30.000 keping Kartu Tani sudah siap disalurkan. Beberapa waktu lalu telah dilaksanakan di Kecamatan Besuk dan Kuripan,” ujarnya.

Menurutnya, penyaluran kartu dilakukan bertahap bukan hanya karena jumlahnya yang sedikit. Tetapi, juga karena kondisi pandemi Covid-19. Penyalurannya dinilai berpotensi menyebabkan kerumunan, sehingga mengharuskan pelaksanaannya ditunda sampai kondisi memungkinkan.

“Jumlah pastinya yang sudah diberikan kepada petani, kami belum mendapatkan informasi lebih lanjut. Pembagiannya masih terus dilakukan. Mungkin masih menunggu sampai selesai,” ujarnya.

Sebelumnya, DKPP menargetkan hingga akhir tahun dapat menyalurkan 65.000 keping Kartu Tani. Namun, rencana itu tidak tercapai karena ada kendala teknis. Serta, adanya kebijakan di tengah pandemi, sehingga pendistribusiannya tidak bisa dilaksanakan.

Tahun ini jumlah petani yang telah terdaftar dalam Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) membengkak menjadi 133.817 petani. Sebelumnya, hanya 117.027 petani. Karenanya, jumlah Kartu Tani juga bertambah. “Koordinasi dengan pihak perbankan tetap kami lakukan. Begitu kartu tersedia, kami upayakan langsung distribusikan,” ujarnya. (ar/rud)

DRINGU, Radar Bromo – Puluhan ribu keping Kartu Tani untuk petani di Kabupaten Probolinggo, belum tersalurkan. Sejauh ini, tercatat ada 30.000 keping. Namun kini mulai disalurkan secara bertahap kepada petani di 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.

Kepala Bidang Pelaksana Penyuluhan dan Bina Usaha Tani DKPP Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi mengatakan, penyaluran Kartu Tani dilakukan oleh perbankan. Kartu itu disalurkan secara bertahap menyesuaikan ketersediaan kartu yang siap distribusikan. “Kami mendapatkan info sebanyak 30.000 keping Kartu Tani sudah siap disalurkan. Beberapa waktu lalu telah dilaksanakan di Kecamatan Besuk dan Kuripan,” ujarnya.

Menurutnya, penyaluran kartu dilakukan bertahap bukan hanya karena jumlahnya yang sedikit. Tetapi, juga karena kondisi pandemi Covid-19. Penyalurannya dinilai berpotensi menyebabkan kerumunan, sehingga mengharuskan pelaksanaannya ditunda sampai kondisi memungkinkan.

“Jumlah pastinya yang sudah diberikan kepada petani, kami belum mendapatkan informasi lebih lanjut. Pembagiannya masih terus dilakukan. Mungkin masih menunggu sampai selesai,” ujarnya.

Sebelumnya, DKPP menargetkan hingga akhir tahun dapat menyalurkan 65.000 keping Kartu Tani. Namun, rencana itu tidak tercapai karena ada kendala teknis. Serta, adanya kebijakan di tengah pandemi, sehingga pendistribusiannya tidak bisa dilaksanakan.

Tahun ini jumlah petani yang telah terdaftar dalam Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) membengkak menjadi 133.817 petani. Sebelumnya, hanya 117.027 petani. Karenanya, jumlah Kartu Tani juga bertambah. “Koordinasi dengan pihak perbankan tetap kami lakukan. Begitu kartu tersedia, kami upayakan langsung distribusikan,” ujarnya. (ar/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/