Korsleting usai Pemadaman Diduga Picu Kebakaran Ternak Babi di Sukapura

SUKAPURA, Radar Bromo-Si jago merah mengamuk di gudang budi daya dan penggemukan babi di Dusun Bonsengon, Desa/ Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Selasa (31/3) malam. Kerugian diprediksi tembus Rp 1 miliar.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, kebakaran itu mulai diketahui sekitar pukul 18.30. Jujun, manajer perusahaan itu awalnya ada di rumahnya di Sukapura.

Saat itu, ia tiba-tiba ditelpon oleh Maryono, ketua RT setempat bahwa di tempatnya bekerja, terjadi kebakaran hebat. Warga setempat pun berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.

Selain itu, warga juga menghubungi Polsek Sukapura. Tak berselang lama, petugas kepolisian pun datang. Saat itu, diketahui titik utama kebakaran dari gudang tempat pakan babi. Di gudang itu berisi katul, kopra, jagung, polar (bubuk jagung) dan minyak goreng.

Lantaran di dalam banyak barang mudah terbakar, api pun dengan cepat membesar. Tak berselang lama, tim pemadam kebakaran dari Kabupaten Probolinggo pun mendatangi lokasi kejadian.

Sekitar pukul 20.00, api akhirnya bisa dipadamkan. “Dugaan awal kami, kebakaran dari korsleting listrik. Sebab, pada pukul 16.00 terjadi pemadaman listrik di wilayah setempat. Listrik baru menyala sekitar pukul 18.00,” ujar Kapolsek Sukapura, Iptu Sugeng.

Akibat kebakaran itu, korban disebutkan Sugeng mengalami kerugian sekitar Rp 1 miliar. “Tak ada korban jiwa, karena letak peternakan itu terpisah dengan pemukiman warga,” jelas Sugeng. (mas/mie)