alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Handal 2 Tahun Memimpin, 100 Persen Program Prioritas Terlaksana

Tak terasa, sudah dua tahun Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, S.Pd., M.M., M.HP., bersama wakilnya, almarhum Ir. Mochammad Soufis Subri, memimpin. Dalam kurun waktu itu pula, mereka berhasil memenuhi janji-janji politiknya kepada warga Kota Probolinggo. Bahkan, 100 persen terlaksana.

————————

PERJALANAN kepemimpinan Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin masih cukup panjang. Tercatat, sampai 30 Januari 2021, baru 2 tahun politisi PKB ini memimpin warga Kota Probolinggo. Namun, meski belum memasuki separo kepemimpinannya, sejumlah program yang dijanjikan sudah terlaksana.

Wali Kota mengatakan, meski program prioritas terwujud dalam 2 tahun pertama kepemimpinannya, terlebih pada masa pandemi Covid-19, banyak suka duka yang mewarnai perjalanan Pemkot Probolinggo. Mulai dari kehilangan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) hingga meninggalnya Wakil Wali Kota Mochammad Soufis Subri.

TALKSHOW: Interaksi dengan warga Kota Probolinggo dalam talkshow dilakukan Wali Kota Habib Hadi bersama Forkopimda Kota Probolinggo.

Namun di sisi lain, selama 2 tahun ini, ada banyak pekerjaan yang terselesaikan. Hal ini seiring dengan komitmennya “Membangun bersama rakyat untuk Kota Probolinggo yang lebih baik, berkeadilan, sejahtera, transparan, aman, dan berkelanjutan.”

Sebagai bukti, dua hal yang menjadi fokus utama visi-misinya dulu adalah bidang pendidikan dan kesehatan. Kini, semua telah dilaksanakan. Dua bulan setelah dilantik pada Januari 2019 atau pada Maret 2019, Wali Kota berani mendeklarasikan pendidikan gratis bagi SD/SMP negeri. Serta, pendidikan murah dan berkualitas bagi SD/SMP swasta di Kota Probolinggo.

ZIARAH: Rangkaian kegiatan refleksi, Wali Kota Habib Hadi memilih mengawalinya dengan ziarah ke makam Wakil Wali Kota (Alm) Soufis Subri.

Komitmen ini bukan sebatas deklarasi. Wali Kota mewujudkannya melalui kebijakannya dengan menggelontorkan anggaran sekitar Rp 19 miliar. Pemerintah juga menambahkan BOSDA SD/MI swasta Rp 2,7 miliar; BOSDA SMP/MTs sebesar Rp 4 miliar. Plus seragam gratis bagi siswa baru SD/SMP se-Kota Probolinggo.

IKRAR ASN: Dalam malam refleksi, selain diwarnai penyerahan hadiah juga ada pemasangan hand badge dan pembacaan ikrar oleh seluruh ASN dipimpin Sekda memperkuat komitmen bersama memajukan Kota Probolinggo tercinta.

Di bidang kesehatan, tepat pada Hari Jadi Kota Probolinggo, 4 September 2019, Pemkot mendeklarasikan BPJS Kesehatan Universal Health Coverage (UHC) untuk warga Kota Probolinggo. Sejauh ini, 97 persen warga Kota Probolinggo sudah ter-cover BPJS Kesehatan.

Demi menyempurnakan akses masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan pada 2020, Pemkot menyiapkan 29 ambulans yang selalu siaga melayani masyarakat sesuai jumlah kelurahan di Kota Probolinggo.

Capaian yang paling mentereng di 2 tahun pertama kepemimpian Wali Kota-Wakil Wali Kota Probolinggo, salah satunya adalah pembangunan RSUD baru Kota Probolinggo. Pembangunan RSUD baru ini memang telah diidam-idamkan masyarakat kota sejak 15 tahun silam.

Akhirnya, bisa terwujud di era kepemimpinan Wali Kota Habib Hadi. Seperti halnya capaian program skala prioritas, banyak pula program-program di luar skala prioritas yang sudah 100 persen terselesaikan.

TASYAKURAN: Tasyakuran tumpeng pertama peringatan refleksi 2 tahun kepemimpinan, Wali Kota Habib Hadi menyerahkan kepada Sekda Kota drg. Ninik Ira Wibawati.

 

Momen Introspeksi-Kontrol Sosial

REFLEKSI pada masa kepemimpinan sangatlah penting dilakukan. Sebab, selain sebagai bentuk introspeksi diri, momen ini untuk menilai capaian dan evaluasi hasil kerja. Agar selanjutnya bisa sempurna memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, S.Pd., M.M., M.HP. Menurutnya, refleksi merupakan wujud keterbukaan informasi publik, sekaligus kontrol sosial yang perlu disampaikan kepada masyarakat Kota Probolinggo.

LEBIH DEKAT: Dalam rangkaian refleksi 2 tahun kepemimpinan, Dinas Kominfo Kota Probolinggo menggelar program bincang-bincang bersama Wali Kota Habib Hadi, secara virtual di akun medsos Pemkot Probolinggo, (30/1).

“Selama dua tahun ini, kami selaku kepala daerah dibantu semua OPD dan seluruh masyarakat Kota Probolinggo, Alhamdulillah banyak capaian yang terwujud,” ujarnya.

“Yang ingin saya sampaikan secara tegas di sini, keberhasilan yang kami lakukan ini bukan karena saya. Tetapi, karena kita bersama-sama. Kebersamaan adalah kunci penting dalam keberhasilan,” lanjut Wali Kota.

RESMI DIBUKA: Wali Kota Habib Hadi bersama Sekda, Ketua DPRD Kota Probolinggo, dan Dandim 0820 saat potong pita di pintu gerbang menandai dibukanya Alun-alun Kota Probolinggo.

“Kita harus saling bahu membahu melakukan yang terbaik, saling mengisi, saling mengingatkan, saling men-support antar-OPD demi Kota Probolinggo yang lebih baik,” ujarnya.

Karenanya, demi memperkuat komitmen itu, seluruh ASN dipimpin oleh Sekda Pemkot Probolinggo drg. Ninik Ira Wibawati membacakan ikrar ASN. Berisi komitmen meningkatkan koordinasi dan komunikasi membangun bersama rakyat.

ISTIGHOTSAH: Menutup rangkaian refleksi, Wali Kota Habib Hadi menggelar istighotsah di Rumdin Wali Kota, tadi malam.

“Seperti dalam slogan I Love (bentuk hati) Probolinggo City. Jadi, kalau dilandasi cinta kepada Kota Probolinggo, siapa pun pasti akan melakukan yang terbaik untuk Kota Probolinggo tercinta ini. Dan itu adalah harapan saya. Untuk menatap ke depan, mari tetap lakukan yang terbaik dengan kebersamaan. Saya yakin, insyaallah dengan kebersamaan kita bisa melewati apa yang menjadi tantangan dan rintangan yang dihadapi Pemkot Probolinggo,” ujar Wali Kota. (el/adv)

 

BEBERAPA REALISASI PROGRAM DI 2 TAHUN KEPEMIMPINAN
WALI KOTA DAN WAKIL WALI KOTA

  • Pendidikan dan seragam gratis untuk SD dan SMP Negeri
  • Pendidikan murah dan terjangkau untuk sekolah swasta
  • Peningkatan mutu dan sarana prasarana pendidikan
  • Insentif 1000 guru ngaji, guru minggu, pasraman dan klenteng
  • Pelayanan kesehatan gratis (Universal Health Coverage)
  • Pembangunan rumah sakit baru
  • Ambulans siaga ditiap kelurahan
  • Peningkatan honorarium 1090 kader posyandu
  • Rumah singgah pasien di 3 kota
  • Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi TPI Kelas I Malang di Kota Probolinggo
  • Penerbitan kartu e-UMKM
  • Rantang sehat untuk lansia
  • Perhatian khusus bagi lansia sebatang kara
  • Zero RTLH berproses setiap tahun
  • Sapi Brujul Kota Probolinggo sebagai warisan budaya tak benda
  • Probolinggo Plaza kembali ke Pemkot Probolinggo
  • NTPD 112
  • Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)
  • Launching View Probolinggo pada tahun 2019
  • ULT PK (Unit Layanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan)
  • Percepatan santunan kematian hanya 3 hari
  • Gerakan aksi untuk lingkungan Pariwisata (Gaul Wis)
  • Peresmian Gedung Perpustakaan Umum
  • Bantuan rumah tidak layak huni
  • Revitalisasi Alun-alun
  • Rehabilitasi Masjid Agung
  • Relokasi pedagang buah sepanjang Jl. Mastrip
  • Penutupan tempat hiburan/karaoke
  • Gelar Kinerja Award
  • Naikkan Gaji Non-ASN

Tak terasa, sudah dua tahun Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, S.Pd., M.M., M.HP., bersama wakilnya, almarhum Ir. Mochammad Soufis Subri, memimpin. Dalam kurun waktu itu pula, mereka berhasil memenuhi janji-janji politiknya kepada warga Kota Probolinggo. Bahkan, 100 persen terlaksana.

————————

PERJALANAN kepemimpinan Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin masih cukup panjang. Tercatat, sampai 30 Januari 2021, baru 2 tahun politisi PKB ini memimpin warga Kota Probolinggo. Namun, meski belum memasuki separo kepemimpinannya, sejumlah program yang dijanjikan sudah terlaksana.

Wali Kota mengatakan, meski program prioritas terwujud dalam 2 tahun pertama kepemimpinannya, terlebih pada masa pandemi Covid-19, banyak suka duka yang mewarnai perjalanan Pemkot Probolinggo. Mulai dari kehilangan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) hingga meninggalnya Wakil Wali Kota Mochammad Soufis Subri.

TALKSHOW: Interaksi dengan warga Kota Probolinggo dalam talkshow dilakukan Wali Kota Habib Hadi bersama Forkopimda Kota Probolinggo.

Namun di sisi lain, selama 2 tahun ini, ada banyak pekerjaan yang terselesaikan. Hal ini seiring dengan komitmennya “Membangun bersama rakyat untuk Kota Probolinggo yang lebih baik, berkeadilan, sejahtera, transparan, aman, dan berkelanjutan.”

Sebagai bukti, dua hal yang menjadi fokus utama visi-misinya dulu adalah bidang pendidikan dan kesehatan. Kini, semua telah dilaksanakan. Dua bulan setelah dilantik pada Januari 2019 atau pada Maret 2019, Wali Kota berani mendeklarasikan pendidikan gratis bagi SD/SMP negeri. Serta, pendidikan murah dan berkualitas bagi SD/SMP swasta di Kota Probolinggo.

ZIARAH: Rangkaian kegiatan refleksi, Wali Kota Habib Hadi memilih mengawalinya dengan ziarah ke makam Wakil Wali Kota (Alm) Soufis Subri.

Komitmen ini bukan sebatas deklarasi. Wali Kota mewujudkannya melalui kebijakannya dengan menggelontorkan anggaran sekitar Rp 19 miliar. Pemerintah juga menambahkan BOSDA SD/MI swasta Rp 2,7 miliar; BOSDA SMP/MTs sebesar Rp 4 miliar. Plus seragam gratis bagi siswa baru SD/SMP se-Kota Probolinggo.

IKRAR ASN: Dalam malam refleksi, selain diwarnai penyerahan hadiah juga ada pemasangan hand badge dan pembacaan ikrar oleh seluruh ASN dipimpin Sekda memperkuat komitmen bersama memajukan Kota Probolinggo tercinta.

Di bidang kesehatan, tepat pada Hari Jadi Kota Probolinggo, 4 September 2019, Pemkot mendeklarasikan BPJS Kesehatan Universal Health Coverage (UHC) untuk warga Kota Probolinggo. Sejauh ini, 97 persen warga Kota Probolinggo sudah ter-cover BPJS Kesehatan.

Demi menyempurnakan akses masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan pada 2020, Pemkot menyiapkan 29 ambulans yang selalu siaga melayani masyarakat sesuai jumlah kelurahan di Kota Probolinggo.

Capaian yang paling mentereng di 2 tahun pertama kepemimpian Wali Kota-Wakil Wali Kota Probolinggo, salah satunya adalah pembangunan RSUD baru Kota Probolinggo. Pembangunan RSUD baru ini memang telah diidam-idamkan masyarakat kota sejak 15 tahun silam.

Akhirnya, bisa terwujud di era kepemimpinan Wali Kota Habib Hadi. Seperti halnya capaian program skala prioritas, banyak pula program-program di luar skala prioritas yang sudah 100 persen terselesaikan.

TASYAKURAN: Tasyakuran tumpeng pertama peringatan refleksi 2 tahun kepemimpinan, Wali Kota Habib Hadi menyerahkan kepada Sekda Kota drg. Ninik Ira Wibawati.

 

Momen Introspeksi-Kontrol Sosial

REFLEKSI pada masa kepemimpinan sangatlah penting dilakukan. Sebab, selain sebagai bentuk introspeksi diri, momen ini untuk menilai capaian dan evaluasi hasil kerja. Agar selanjutnya bisa sempurna memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, S.Pd., M.M., M.HP. Menurutnya, refleksi merupakan wujud keterbukaan informasi publik, sekaligus kontrol sosial yang perlu disampaikan kepada masyarakat Kota Probolinggo.

LEBIH DEKAT: Dalam rangkaian refleksi 2 tahun kepemimpinan, Dinas Kominfo Kota Probolinggo menggelar program bincang-bincang bersama Wali Kota Habib Hadi, secara virtual di akun medsos Pemkot Probolinggo, (30/1).

“Selama dua tahun ini, kami selaku kepala daerah dibantu semua OPD dan seluruh masyarakat Kota Probolinggo, Alhamdulillah banyak capaian yang terwujud,” ujarnya.

“Yang ingin saya sampaikan secara tegas di sini, keberhasilan yang kami lakukan ini bukan karena saya. Tetapi, karena kita bersama-sama. Kebersamaan adalah kunci penting dalam keberhasilan,” lanjut Wali Kota.

RESMI DIBUKA: Wali Kota Habib Hadi bersama Sekda, Ketua DPRD Kota Probolinggo, dan Dandim 0820 saat potong pita di pintu gerbang menandai dibukanya Alun-alun Kota Probolinggo.

“Kita harus saling bahu membahu melakukan yang terbaik, saling mengisi, saling mengingatkan, saling men-support antar-OPD demi Kota Probolinggo yang lebih baik,” ujarnya.

Karenanya, demi memperkuat komitmen itu, seluruh ASN dipimpin oleh Sekda Pemkot Probolinggo drg. Ninik Ira Wibawati membacakan ikrar ASN. Berisi komitmen meningkatkan koordinasi dan komunikasi membangun bersama rakyat.

ISTIGHOTSAH: Menutup rangkaian refleksi, Wali Kota Habib Hadi menggelar istighotsah di Rumdin Wali Kota, tadi malam.

“Seperti dalam slogan I Love (bentuk hati) Probolinggo City. Jadi, kalau dilandasi cinta kepada Kota Probolinggo, siapa pun pasti akan melakukan yang terbaik untuk Kota Probolinggo tercinta ini. Dan itu adalah harapan saya. Untuk menatap ke depan, mari tetap lakukan yang terbaik dengan kebersamaan. Saya yakin, insyaallah dengan kebersamaan kita bisa melewati apa yang menjadi tantangan dan rintangan yang dihadapi Pemkot Probolinggo,” ujar Wali Kota. (el/adv)

 

BEBERAPA REALISASI PROGRAM DI 2 TAHUN KEPEMIMPINAN
WALI KOTA DAN WAKIL WALI KOTA

  • Pendidikan dan seragam gratis untuk SD dan SMP Negeri
  • Pendidikan murah dan terjangkau untuk sekolah swasta
  • Peningkatan mutu dan sarana prasarana pendidikan
  • Insentif 1000 guru ngaji, guru minggu, pasraman dan klenteng
  • Pelayanan kesehatan gratis (Universal Health Coverage)
  • Pembangunan rumah sakit baru
  • Ambulans siaga ditiap kelurahan
  • Peningkatan honorarium 1090 kader posyandu
  • Rumah singgah pasien di 3 kota
  • Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi TPI Kelas I Malang di Kota Probolinggo
  • Penerbitan kartu e-UMKM
  • Rantang sehat untuk lansia
  • Perhatian khusus bagi lansia sebatang kara
  • Zero RTLH berproses setiap tahun
  • Sapi Brujul Kota Probolinggo sebagai warisan budaya tak benda
  • Probolinggo Plaza kembali ke Pemkot Probolinggo
  • NTPD 112
  • Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)
  • Launching View Probolinggo pada tahun 2019
  • ULT PK (Unit Layanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan)
  • Percepatan santunan kematian hanya 3 hari
  • Gerakan aksi untuk lingkungan Pariwisata (Gaul Wis)
  • Peresmian Gedung Perpustakaan Umum
  • Bantuan rumah tidak layak huni
  • Revitalisasi Alun-alun
  • Rehabilitasi Masjid Agung
  • Relokasi pedagang buah sepanjang Jl. Mastrip
  • Penutupan tempat hiburan/karaoke
  • Gelar Kinerja Award
  • Naikkan Gaji Non-ASN

MOST READ

BERITA TERBARU

/