Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Gus Mujib dan Mas Rusdi Saling Singgung Latar Belakang dalam Debat

Muhamad Busthomi • Sabtu, 19 Oktober 2024 | 17:48 WIB
PAMER PROGRAM: Dua Paslon Bupati Pasuruan saat mengikuti debat yang digelar oleh KPU Kabupaten Pasuruan. Dalam debat tersebut, keduanya saling adu program.
PAMER PROGRAM: Dua Paslon Bupati Pasuruan saat mengikuti debat yang digelar oleh KPU Kabupaten Pasuruan. Dalam debat tersebut, keduanya saling adu program.

BANGIL, Radar Bromo - Debat kandidat Pilbup Pasuruan tak hanya menyinggung strategi meningkatkan kesejahteran masyarakat dan memajukan daerah.

Dua calon yang berdebat juga saling singgung soal latar belakang masing-masing.

Hal itu terjadi ketika putaran debat perdana KPU Kabupaten Pasuruan yang dipandu oleh Briyansyah Dewandri dan Tika Aziz, Kamis (17/10) malam.

Calon Bupati Pasuruan Nomor Urut 1 Abdul Mujib Imron menyinggung pentingnya pendidikan yang harus mendapat perhatian semua pihak.

“Apalagi bagi seorang kepala daerah. Bagaimana komitmen terkait urgensi untuk meningkatkan kapasitas pendidikan. Terutama tokoh masyarakat yang harus memberikan teladan yang baik dalam hal pendidikan,” kata Gus Mujib -sapaannya.

Gus Mujib juga mengaku sudah menyiapkan program beasiswa untuk mereka yang berkecimpung di dunia pendidikan.

Namun ia menekankan, pentingnya pendidikan dimulai dari diri sendiri. Ia mengatakan beasiswa bagi pendidik akan diberikan minimal hingga jenjang S2.

“Yang terpenting jangan hanya menyediakan beasiswa orang lain saja. Saya juga Insyaallah akan melanjutkan S3. Tapi tidak akan mengambil sepeserpun dari APBD, mandiri, untuk peningkatan SDM kita sendiri,” imbuh Gus Mujib.

Calon Bupati Nomor 2 M. Rusdi Sutejo menimpali, bahwa Kabupaten Pasuruan dikenal sebagai daerah religius.

Bahkan mendapat julukan kota santri. Ia menyatakan komitmennya untuk mendukung pendidikan formal dan nonformal.

Seperti program bantuan untuk ponpes, sekolah keagamaan, beasiswa dan santri prestasi dan tidak mampu.

“Juga peningkatan kesejahteraan pendidik. Kita tahu insentif pendidik terutama nonformal masih sangat kurang,” kata politisi yang akrab disapa Mas Rusdi itu.

Mas Rusdi juga mengaku sepakat dengan Gus Mujib, untuk mengawal program pendidikan agar tepat sasaran dan tepat guna.

Menurutnya, program besasiswa untuk pendidik memang harus dikawal betul.

Ia juga memastikan akan mengawal beasiswa ini agar tidak hanya menomorsatukan satu lembaga, tidak hanya menomorsatukan satu yayasan atau pondok pesantren.

“Bisa dicek di APBD kita 2024. Berapa besiswa dan siapa yang menerima beasiswa pendidikan yang disediakan Pemkab Pasuruan. Komitmen kami, akan menyediakan beasiswa pendidikan berbasis kebutuhan, bukan berbasis kedekatan,” imbuhnya. (tom/one)

Editor : Jawanto Arifin
#Mas Rusdi #pilkada #kpu kabupaten pasuruan #pilbup pasuruan #debat publik #gus mujib