28.7 C
Probolinggo
Monday, February 6, 2023

Parpol di Kota Probolinggo Usul Penambahan Dapil

MAYANGAN, Radar Bromo – Sejumlah parpol di Kota Probolinggo mengusulkan penambahan daerah pemilihan (dapil) untuk pemilu 2024. Mayoritas mengusulkan lima dapil dari saat ini yang tiga dapil.

Ada enam parpol yang mengusulkan dapil menjadi lima. Yakni, PKB, Partai Gerindra, PSI, Partai Demokrat, Partai Ummat, dan PKN. Sehingga setiap kecamatan memiliki dapil masing-masing.

Sementara, Partai Gelora mengusulkan empat dapil. Yakni, Mayangan, Kanigaran, Kademangan, serta Dapil Wonoasih dan Kedopok. Untuk Partai Nasdem, PAN, PDI-Perjuangan, Partai Hanura, dan Golkar memilih dapil tetap seperti sebelumnya. Semuanya disampaikan dalam forum dengar pendapat (FDP) tentang penataan dapil dan jumlah kursi di Pemilu 2024.

Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib mengungkapkan, selama ini sering terjadi ketimpangan saat penyerapan aspirasi masyarakat. Terutama di Dapil Wonoasih – Kanigaran. Kadang usulan lebih banyak dari Kecamatan Kanigaran. Namun, terkadang lebih banyak di Kecamatan Wonoasih.

Baca Juga:  Nama Dicatut Parpol, Sertifikasi Guru di Kraksaan Terganggu

Sehingga, saat usulan ini dibawa ke ranah eksekutif, usulan ini kerap tidak maksimal. Sebab, tidak bisa mengakomodasi sepenuhnya. Kondisi ini perlu menjadi pertimbangan untuk penentuan dapil.

“Saya kebetulan juga dari dapil Wonoasih dan Kanigaran, sehingga merasakan hal ini. Ketimpangan saat menyerap aspirasi dari masyarakat sering terjadi,” ungkap Ketua DPC PKB Kota Probolinggo ini.

Mujib mengaku secara proporsional memang semestinya Kota Probolinggo terdiri atas lima dapil. Karena bisa mengakomodasi setiap kecamatan di Kota Probolinggo. Apalagi, kebijakan pemerintah didasarkan pada pembagian wilayah berdasarkan kecamatan.

MAYANGAN, Radar Bromo – Sejumlah parpol di Kota Probolinggo mengusulkan penambahan daerah pemilihan (dapil) untuk pemilu 2024. Mayoritas mengusulkan lima dapil dari saat ini yang tiga dapil.

Ada enam parpol yang mengusulkan dapil menjadi lima. Yakni, PKB, Partai Gerindra, PSI, Partai Demokrat, Partai Ummat, dan PKN. Sehingga setiap kecamatan memiliki dapil masing-masing.

Sementara, Partai Gelora mengusulkan empat dapil. Yakni, Mayangan, Kanigaran, Kademangan, serta Dapil Wonoasih dan Kedopok. Untuk Partai Nasdem, PAN, PDI-Perjuangan, Partai Hanura, dan Golkar memilih dapil tetap seperti sebelumnya. Semuanya disampaikan dalam forum dengar pendapat (FDP) tentang penataan dapil dan jumlah kursi di Pemilu 2024.

Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib mengungkapkan, selama ini sering terjadi ketimpangan saat penyerapan aspirasi masyarakat. Terutama di Dapil Wonoasih – Kanigaran. Kadang usulan lebih banyak dari Kecamatan Kanigaran. Namun, terkadang lebih banyak di Kecamatan Wonoasih.

Baca Juga:  Fix, Andi Suryanto ditunjuk Nasdem untuk jadi Ketua DPRD Kab Probolinggo

Sehingga, saat usulan ini dibawa ke ranah eksekutif, usulan ini kerap tidak maksimal. Sebab, tidak bisa mengakomodasi sepenuhnya. Kondisi ini perlu menjadi pertimbangan untuk penentuan dapil.

“Saya kebetulan juga dari dapil Wonoasih dan Kanigaran, sehingga merasakan hal ini. Ketimpangan saat menyerap aspirasi dari masyarakat sering terjadi,” ungkap Ketua DPC PKB Kota Probolinggo ini.

Mujib mengaku secara proporsional memang semestinya Kota Probolinggo terdiri atas lima dapil. Karena bisa mengakomodasi setiap kecamatan di Kota Probolinggo. Apalagi, kebijakan pemerintah didasarkan pada pembagian wilayah berdasarkan kecamatan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru