alexametrics
26.2 C
Probolinggo
Saturday, 31 October 2020

Hasil Pilkades Clarak Dibatalkan, PT TUN Menangkan Kubu Jamil

LECES, Radar Bromo – Penetapan hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Clarak, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, dibatalkan. Pembatalan itu tertuang dalam amar putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Surabaya.

Senin (14/9) PT TUN Surabaya memutuskan menerima pengajuan banding pemohon atas nama Jamil. Dalam putusannya, PT TUN Surabaya memutuskan Panitia Pilkades Clarak, tertanggal 12 November 2019 batal atau tidak sah.

Dalam perkara ini, Jamil didampingi kuasa hukum dari Yayasan Konsultasi Bantuan Hukum dan Bela Keadilan (YKBH-BK). Ketua YKBH-BK Jumanto mengatakan, sesuai surat pemberitahuan putusan banding Nomor 129/B/2020/PT.TUN.SBY joncto Nomor 172/G/2019/PTUN.SBY, sudah jelas. Permohonan banding Jamil atas sengketa hasil Pilkades Clarak, diterima.

Dengan begitu, kata Jumanto, hasil keputusan Panitia Pilkades Clarak itu tidak sah dan batal demi hukum. “Jika tergugat dalam hal ini ketua Panitia Pilkades Clarak menerima putusan banding PT TUN, ini berarti harus dilakukan pilkades ulang. Tetapi, jika mereka (tergugat) mau mengajukan kasasi, silakan, itu hak,” ujarnya.

Menurutnya, dengan adanya putusan ini, bisa menjadi bagian dari pembelajaran demokrasi. Agar tidak seenaknya membuat aturan yang bisa merugikan orang lain. “Saya meminta pemerintah menepati janjinya. Siapapun yang menang dalam gugatan ini, nantinya harus ditepati,” ujarnya.

Adanya gugatan ini dipicu oleh hasil penghitungan Pilkades Clarak tahun kemarin. Saat itu, dari empat calon kepala desa, ada dua calon yang memperoleh suara sama. Yakni, calon nomor urut 3 atas nama Imam Hidayat dan calon nomor urut 4 atas nama Jamil. Mereka sama-sama memperoleh 428 suara.

Kemudian, Panitia Pilkades menetapkan Imam Hidayat sebagai kades terpilih. Alasannya, sebaran perolehan suaranya menang di dusun yang lebih banyak. Saat itu panitia mengaku berlandaskan pada pasal 49 Perbup Nomor 28/2019.

Dalam pasal 49 ayat (4) disebutkan, dalam hal jumlah calon terpilih sebagaimana dimaksud ayat (2) (imbang), maka ditetapkan berdasarkan perolehan persebaran suara terbanyak calon terpilih di setiap dusun. Namun, penetapan ini ditentang dan berlanjut ke pengadilan.

Terpisah, Kabag Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo Priyo Siswoyo mengaku sudah menerima surat pemberitahuan hasil putusan banding dari PT TUN Surabaya. Namun, belum berani mengambil keputusan karena masih perlu mempelajarinya. Selain itu, masih ada waktu untuk mengajukan kasasi.

“Kami nanti harus dapat salinan putusan banding itu lebih dulu. Kemudian, kami pelajari isi putusan dan pertimbangannya. Baru kami dari pemerintah daerah akan rapat koordinasikan untuk sikap selanjutnya,” ujarnya. (mas/rud/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Sopirnya Diduga Ngantuk, Mobil Xenia Tabrak Pohon–Pagar Sekolah

Mobil tiba-tiba mengarah ke kiri, hingga kemudian menabrak dua pohon palm dan mangga. Selanjutnya menabrak pagar sekolah, hingga laju kendaraan seketika itu langsung berhenti.

Debat Publik Perdana Pilwali Pasuruan Usung Tema Kesejahteraan

Dua pasangan calon yang berebut dukungan rakyat Kota Pasuruan berdebat dalam 6 segmen. Total durasi seluruh acara selama 120 menit.

Dua Pohon Tumbang Timpa Motor-Macetkan Jalan di Pasuruan

Pohon tumbang usai diterjang angin kencang.

Salip Kiri, Warga Rembang Tewas Terlindas Truk Gandeng di Rejoso

Korban meregang nyawa saat hendak berangkat kerja.

Dana Kebencanaan Kota Pasuruan Sudah Terserap 70 Persen

Dana kebencanaan yang dimiliki oleh Pemkot Pasuruan tahun ini diyakini mencukupi.