alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

PKB Resmi Pecat Eny Kusrini, Ini SK yang Dikeluarkan DPP

KRAKSAAN, Radar Bromo – Eny Kusrini anggota DRPD Kabupaten Probolinggo diberhentikan dari keanggotaan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Itu, setelah terbitnya surat keputusan dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB terkait pemberhentian Eny dari keanggotaan PKB dan mencabut kartu tanda keanggotaannya.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, keputusan DPP PKB itu bernomor 4924/DPP/01/XII/2020 tentang Penetapan Pemberhentian Eny Kusrini dari Keanggotaan PKB. Dalam surat keputusan itu disebut, menimbang Eny telah melakukan pelanggaran atas disiplin partai dengan tidak menjalankan kewajiban sebagai anggota partai dan melakukan kegiatan yang merugikan dan atau mencemarkan nama baik partai dan tindakan yang mencederai kepercayaan rakyat pada partai.

DPP PKB pun memutuskan memberhentikan Eny dari keanggotaan PKB. Mencabut dan menyatakan tidak berlaku lagi kartu tanda anggota PKB. ”Iya, benar soal surat keputusan DPP PKB terkait pemberhentian Eny Kusrini dari keanggotaan PKB,” kata Hanafi selaku Sekretaris DPC PKB Kabupaten Probolinggo.

Hanafi enggan mengungkapkan pelanggaran partai yang telah dilakukan Eny, yang merupakan anggota dewan dua periode tersebut. Namun sesuai surat DPP PKB itu, disebut telah dianggap tidak disiplin akan kewajiban pada partai.

”Kami sudah kirim surat ke KPU terkait surat pemberhentian Eny Kusrini dari keanggota PKB dan telah mencabut kartu tanda anggotanya,” terangnya.

Disinggung soal surat pengajuan pergantian antarwaktu (PAW) Eny Kusrini? Hanafi mengaku belum melayangkan surat pengajuan PAW tersebut. Namun dia meminta lebihnya baik langsung ke ketua DPC PKB terkait pengajuan PAW tersebut.

”Kalau dari keanggotaan partai sudah diberhentikan. Tapi sebagai anggota dewan, masih belum diajukan PAW,” ujarnya.

Lukman Hakim, ketua KPU Kabupaten Probolinggo saat dikonfirmasi membenarkan telah ada surat dari DPC PKB terkait surat keputusan DPP PKB memberhentikan Eny Kusrini dari keanggotaan partai. Namun untuk pengajuan PAW, sampai saat ini belum ada masuk.

”Sebenarnya untuk pengajuan PAW itu diajukan ke gubernur, karena SK anggota legislatif kabuapten itu dilantik oleh gubernur. Tapi pengajuannya PAW lewat DPRD, lanjut ke bupati, dan diteruskan ke gubernur,” ungkapnya.

Sementara itu, Hasmoko selaku kuasa hukum Eny Kusrini belum dapat dikonfirmasi. Saat dihubungi via telepon, tak kunjung diangkat dan direspons. Begitu juga dengan Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi. (mas/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Eny Kusrini anggota DRPD Kabupaten Probolinggo diberhentikan dari keanggotaan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Itu, setelah terbitnya surat keputusan dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB terkait pemberhentian Eny dari keanggotaan PKB dan mencabut kartu tanda keanggotaannya.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, keputusan DPP PKB itu bernomor 4924/DPP/01/XII/2020 tentang Penetapan Pemberhentian Eny Kusrini dari Keanggotaan PKB. Dalam surat keputusan itu disebut, menimbang Eny telah melakukan pelanggaran atas disiplin partai dengan tidak menjalankan kewajiban sebagai anggota partai dan melakukan kegiatan yang merugikan dan atau mencemarkan nama baik partai dan tindakan yang mencederai kepercayaan rakyat pada partai.

DPP PKB pun memutuskan memberhentikan Eny dari keanggotaan PKB. Mencabut dan menyatakan tidak berlaku lagi kartu tanda anggota PKB. ”Iya, benar soal surat keputusan DPP PKB terkait pemberhentian Eny Kusrini dari keanggotaan PKB,” kata Hanafi selaku Sekretaris DPC PKB Kabupaten Probolinggo.

Hanafi enggan mengungkapkan pelanggaran partai yang telah dilakukan Eny, yang merupakan anggota dewan dua periode tersebut. Namun sesuai surat DPP PKB itu, disebut telah dianggap tidak disiplin akan kewajiban pada partai.

”Kami sudah kirim surat ke KPU terkait surat pemberhentian Eny Kusrini dari keanggota PKB dan telah mencabut kartu tanda anggotanya,” terangnya.

Disinggung soal surat pengajuan pergantian antarwaktu (PAW) Eny Kusrini? Hanafi mengaku belum melayangkan surat pengajuan PAW tersebut. Namun dia meminta lebihnya baik langsung ke ketua DPC PKB terkait pengajuan PAW tersebut.

”Kalau dari keanggotaan partai sudah diberhentikan. Tapi sebagai anggota dewan, masih belum diajukan PAW,” ujarnya.

Lukman Hakim, ketua KPU Kabupaten Probolinggo saat dikonfirmasi membenarkan telah ada surat dari DPC PKB terkait surat keputusan DPP PKB memberhentikan Eny Kusrini dari keanggotaan partai. Namun untuk pengajuan PAW, sampai saat ini belum ada masuk.

”Sebenarnya untuk pengajuan PAW itu diajukan ke gubernur, karena SK anggota legislatif kabuapten itu dilantik oleh gubernur. Tapi pengajuannya PAW lewat DPRD, lanjut ke bupati, dan diteruskan ke gubernur,” ungkapnya.

Sementara itu, Hasmoko selaku kuasa hukum Eny Kusrini belum dapat dikonfirmasi. Saat dihubungi via telepon, tak kunjung diangkat dan direspons. Begitu juga dengan Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi. (mas/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/