alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Awal Tahun, F-PKB dan F-Golkar Kab Pasuruan Rombak Kursi Komisi

BANGIL, Radar Bromo – Sejumlah kursi komisi di lingkungan DPRD Kabupaten Pasuruan, dirombak di awal tahun ini. Perombakan tersebut disebut-sebut sebagai upaya dalam penyegaran masing-masing anggota.

Perombakan tersebut dilakukan oleh dua fraksi besar di DPRD Kabupaten Pasuruan. Yakni, Fraksi PKB yang memiliki kursi terbanyak, serta Fraksi Golkar.

F-PKB yang memiliki 14 kursi, melakukan sejumlah perubahan terhadap posisi anggotanya. Mereka “di-rolling” ke komisi yang lain. Nama-nama yang berganti itu adalah Agus Suyanto, Laily Qomariyah, Mashuda, Rudi Hartono, Samsul Hidayat, dan Kholili.

Sebelumnya, Agus Suyanto, Laily Qomariyah, dan Mashuda mengisi kursi komisi II. Nah, saat ini ketiganya dipindah ke komisi yang berbeda. Agus Suyanto dipindah ke komisi I. Sementara, Laily Qomariyah dan Mashuda dimutasi sebagai anggota komisi IV.

Posisi ketiganya, ditempati oleh Rudi Hartono yang semula duduk di kursi komisi I; Samsul Hidayat yang awalnya duduk di kursi komisi IV; dan Kholili yang semula duduk di kursi komisi III.

Bukan hanya perubahan pada komisi yang dilakukan oleh PKB. Tetapi juga pada ketua fraksi. Semula, ketua F-PKB dipegang oleh Yusuf Daniyal. Saat ini posisinya digantikan oleh Shobih Asrori.

Sementara pada kubu F-Golkar, perubahan dilakukan terhadap empat anggotanya. Tak terkecuali, legislator senior partai berlogo pohon beringin, Nik Sugiarti.

Bu Nik –sapaan akrabnya-, yang semula duduk di kursi komisi III, kini digeser ke komisi II. Sementara, posisinya digantikan oleh Yuni Kusuma Winahyu, yang semula menempati komisi I.

Bu Nik sendiri, menggantikan posisi Sugiarto, yang dipindahtugaskan untuk mengisi komisi IV. Sedangkan posisi anggota komisi I yang ditinggal Yuni Kusuma, diisi oleh Tri Laksono Adi.

Rolling Alat Kelengkapan Dewan itu diresmikan Senin (18/1), dalam rapat paripurna internal yang dilaksanakan di DPRD Kabupaten Pasuruan.

Sempat muncul beragam spekulasi soal perubahan komposisi komisi dan ketua fraksi di tubuh Fraksi PKB itu. Namun spekulasi itu ditepis oleh masing-masing pimpinan.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan menyampaikan, rolling anggota komisi bisa dilakukan sekali dalam setahun di awal pergantian tahun. “Kalau untuk anggota boleh. Tapi untuk pimpinan AKD (Alat Kelengkapan Dewan), hanya bisa dilakukan setelah 2,5 tahun,” beber pria yang juga jadi sekretaris DPC PKB setempat itu.

Rolling jabatan tersebut, ditegaskannya untuk penyegaran anggota. “Supaya memberi kesempatan yang lain. Dan hal itu, hak masing-masing fraksi,” jelasnya.

Ketua DPD Partai Golkar Rias Judika Drastika menguraikan, rolling anggota merupakan hal yang biasa dan wajar dilakukan. Tujuannya, untuk penyegaran anggota. “Biar semuanya bisa merasakan kursi komisi berbeda. Tidak ada unsur like or dislike,” jelasnya. (one/mie)

BANGIL, Radar Bromo – Sejumlah kursi komisi di lingkungan DPRD Kabupaten Pasuruan, dirombak di awal tahun ini. Perombakan tersebut disebut-sebut sebagai upaya dalam penyegaran masing-masing anggota.

Perombakan tersebut dilakukan oleh dua fraksi besar di DPRD Kabupaten Pasuruan. Yakni, Fraksi PKB yang memiliki kursi terbanyak, serta Fraksi Golkar.

F-PKB yang memiliki 14 kursi, melakukan sejumlah perubahan terhadap posisi anggotanya. Mereka “di-rolling” ke komisi yang lain. Nama-nama yang berganti itu adalah Agus Suyanto, Laily Qomariyah, Mashuda, Rudi Hartono, Samsul Hidayat, dan Kholili.

Sebelumnya, Agus Suyanto, Laily Qomariyah, dan Mashuda mengisi kursi komisi II. Nah, saat ini ketiganya dipindah ke komisi yang berbeda. Agus Suyanto dipindah ke komisi I. Sementara, Laily Qomariyah dan Mashuda dimutasi sebagai anggota komisi IV.

Posisi ketiganya, ditempati oleh Rudi Hartono yang semula duduk di kursi komisi I; Samsul Hidayat yang awalnya duduk di kursi komisi IV; dan Kholili yang semula duduk di kursi komisi III.

Bukan hanya perubahan pada komisi yang dilakukan oleh PKB. Tetapi juga pada ketua fraksi. Semula, ketua F-PKB dipegang oleh Yusuf Daniyal. Saat ini posisinya digantikan oleh Shobih Asrori.

Sementara pada kubu F-Golkar, perubahan dilakukan terhadap empat anggotanya. Tak terkecuali, legislator senior partai berlogo pohon beringin, Nik Sugiarti.

Bu Nik –sapaan akrabnya-, yang semula duduk di kursi komisi III, kini digeser ke komisi II. Sementara, posisinya digantikan oleh Yuni Kusuma Winahyu, yang semula menempati komisi I.

Bu Nik sendiri, menggantikan posisi Sugiarto, yang dipindahtugaskan untuk mengisi komisi IV. Sedangkan posisi anggota komisi I yang ditinggal Yuni Kusuma, diisi oleh Tri Laksono Adi.

Rolling Alat Kelengkapan Dewan itu diresmikan Senin (18/1), dalam rapat paripurna internal yang dilaksanakan di DPRD Kabupaten Pasuruan.

Sempat muncul beragam spekulasi soal perubahan komposisi komisi dan ketua fraksi di tubuh Fraksi PKB itu. Namun spekulasi itu ditepis oleh masing-masing pimpinan.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan menyampaikan, rolling anggota komisi bisa dilakukan sekali dalam setahun di awal pergantian tahun. “Kalau untuk anggota boleh. Tapi untuk pimpinan AKD (Alat Kelengkapan Dewan), hanya bisa dilakukan setelah 2,5 tahun,” beber pria yang juga jadi sekretaris DPC PKB setempat itu.

Rolling jabatan tersebut, ditegaskannya untuk penyegaran anggota. “Supaya memberi kesempatan yang lain. Dan hal itu, hak masing-masing fraksi,” jelasnya.

Ketua DPD Partai Golkar Rias Judika Drastika menguraikan, rolling anggota merupakan hal yang biasa dan wajar dilakukan. Tujuannya, untuk penyegaran anggota. “Biar semuanya bisa merasakan kursi komisi berbeda. Tidak ada unsur like or dislike,” jelasnya. (one/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/